Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Facebook dan Instagram Lumpuh, Meta Belum Ungkap Penyebab Gangguan

Published

on

Ilustrasi logo Facebook, Instagram, dan Meta. Ketiga layanan menjadi sorotan setelah gangguan global menghambat akses ribuan pengguna di berbagai negara.
Ilustrasi logo Facebook, Instagram, dan Meta. Ketiga layanan menjadi sorotan setelah gangguan global menghambat akses ribuan pengguna di berbagai negara.

Ahlulbait Indonesia, 19 Juli 2026 – Facebook dan Instagram, dua platform media sosial terbesar milik Meta, mengalami gangguan layanan yang berdampak pada pengguna di berbagai negara pada Minggu (19/7/2026).

Laporan media internasional menyebutkan, ribuan pengguna Facebook mengaku tidak dapat mengakses akun mereka. Gangguan pertama kali dilaporkan sekitar pukul 15.30 waktu setempat dan dengan cepat meluas ke berbagai negara. Menariknya, di sejumlah wilayah aplikasi Facebook di ponsel masih dapat digunakan secara normal, sementara akses melalui situs web mengalami kendala. Informasi ini pertama kali diberitakan oleh News.com.au berdasarkan laporan media Australia Perth Now.

Baca juga: Israel Serang Prosesi Pemakaman di Gaza, Delapan Warga Palestina Gugur

Situs pemantau layanan digital Downdetector mencatat lebih dari 3.000 laporan gangguan hingga pukul 16.00 waktu setempat. Sebagian besar keluhan berkaitan dengan akses melalui situs web (62 persen), disusul perangkat seluler (21 persen) dan aplikasi Facebook (11 persen). Di luar itu, ribuan pengguna juga menyampaikan keluhan melalui berbagai platform media sosial.

Sebagian pengguna menerima pesan kesalahan berbunyi:

“Akun Tidak Tersedia Sementara. Akun Anda saat ini tidak dapat diakses karena adanya masalah pada situs. Kami memperkirakan gangguan ini akan segera teratasi. Silakan coba kembali dalam beberapa menit.”

Selain Facebook, pengguna Instagram juga melaporkan gangguan saat memuat feed, menampilkan konten, serta mengunggah postingan. Pada waktu yang hampir bersamaan, layanan Facebook Messenger turut dilaporkan mengalami gangguan di sejumlah wilayah. Laporan serupa juga dimuat oleh El País yang menyebut gangguan terjadi secara internasional dan berdampak pada ribuan pengguna Meta di berbagai negara.

Baca juga: Yaman Peringatkan Saudi Soal Risiko Serangan terhadap Infrastruktur Energi

Lonjakan laporan tersebut mengindikasikan bahwa masalah tidak terjadi secara lokal, melainkan berdampak pada pengguna di berbagai belahan dunia. Hingga berita ini diterbitkan, Meta belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab gangguan maupun estimasi waktu pemulihan layanan.

Insiden ini kembali menunjukkan besarnya ketergantungan masyarakat terhadap ekosistem digital Meta. Setiap gangguan pada Facebook, Instagram, dan Messenger tidak hanya menghambat komunikasi antar-pengguna, tetapi juga berdampak pada aktivitas bisnis, pemasaran digital, layanan pelanggan, hingga distribusi informasi yang mengandalkan platform-platform tersebut. []

Baca juga: Iran Perluas Serangan ke Pangkalan AS, Selat Hormuz Kian Menjadi Titik Krisis