Internasional
Texas dan Carolina Selatan Bergejolak, Demokrat Guncang Basis Politik Republik

Media ABI, 4 November 2026 – Partai Demokrat mencatat kemajuan signifikan dalam pemilihan paruh waktu Kongres Amerika Serikat (AS). Hasil sementara menunjukkan Demokrat unggul dalam persaingan Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), sekaligus meraih hasil penting di Texas dan Carolina Selatan, dua negara bagian yang selama ini dikenal sebagai basis tradisional Partai Republik.
Baca juga: IRGC Hancurkan Empat Kapal Tanker dan Drone MQ-9 ke-56 di Selat Hormuz
Menurut laporan Kantor Berita Fars pada Rabu (4/11/2026), berdasarkan data terbaru hingga pukul 22.18 waktu Timur AS, Demokrat memimpin perolehan kursi Senat dengan 47 kursi, sedangkan Republik memperoleh 38 kursi. Perolehan sementara tersebut menunjukkan penambahan tiga kursi bagi Demokrat dan kehilangan tiga kursi bagi Republik.
Di DPR, Demokrat juga unggul dengan 147 kursi, berbanding 92 kursi untuk Republik. Dalam penghitungan sementara itu, Demokrat menambah 10 kursi, sedangkan Republik kehilangan 10 kursi.
Persaingan pemilihan gubernur turut memperlihatkan keunggulan Demokrat. Partai ini memimpin dengan 17 jabatan gubernur, dibandingkan 12 jabatan yang dikuasai Republik, sekaligus menambah dua jabatan gubernur.
Demokrat Unggul di Texas, Berpeluang Mematahkan Rekor Sejak 1988
Salah satu perkembangan paling menonjol dalam persaingan Senat terjadi di Texas. Kandidat Demokrat James Talarico memimpin dengan perolehan 55,3 persen suara, mengungguli kandidat Republik Ken Paxton yang meraih 43,1 persen.
Jika hasil tersebut bertahan hingga penetapan resmi, Talarico akan menjadi senator Demokrat pertama yang terpilih dari Texas sejak 1988. Hasil ini berpotensi mengubah peta persaingan politik di negara bagian yang selama ini menjadi basis tradisional Partai Republik.
Baca juga:
- Filsuf Rusia: Iran Menang, Baal Kalah
- Analis AS: Perang Bodoh Menggerus Suara!
- PBB Peringatkan Krisis Kemanusiaan di Taiz, Akses Bantuan Terputus
Demokrat Kalahkan Kandidat Republik di Carolina Selatan, Dominasi 21 Tahun Terancam Berakhir
Di Carolina Selatan, kandidat Demokrat Annie Andrews dilaporkan mengalahkan kandidat Republik Darlene Graham, yang disebut sebagai saudara perempuan Lindsey Graham, mantan senator dari negara bagian tersebut.
Darlene Graham sebelumnya menduduki kursi Senat sebagai pengganti sementara setelah saudaranya meninggal pada Juli 2026. Dengan dukungan Presiden Donald Trump, ia maju dalam pemilihan untuk mempertahankan kursi tersebut. Namun, ia dilaporkan kalah dari Andrews.
Kemenangan Andrews menjadi perkembangan penting di negara bagian yang secara tradisional menjadi basis Republik. Menurut laporan tersebut, Demokrat tidak memiliki kursi Senat dari Carolina Selatan selama 21 tahun terakhir. Jika hasil itu terkonfirmasi, kemenangan Andrews berpotensi mengakhiri periode panjang tersebut.
Di negara bagian lain, kandidat Demokrat Jon Ossoff memimpin persaingan Senat di Georgia dengan perolehan 59,4 persen suara, unggul atas kandidat Republik Mike Collins yang meraih 40,6 persen.
Di Carolina Utara, kandidat Demokrat Roy Cooper memimpin dengan 58,3 persen suara, sementara kandidat Republik Michael Whatley memperoleh 39,5 persen.
Dalam persaingan gubernur, kandidat Demokrat turut unggul atas rival-rival Republik di Georgia, Iowa, dan Texas. Di Texas, kandidat Demokrat Hinojosa memimpin dengan 53,3 persen suara, mengungguli Gubernur petahana Greg Abbott yang meraih 45,4 persen.
Meski Demokrat mencatat keunggulan dalam sejumlah persaingan penting, penghitungan suara di beberapa negara bagian dan daerah pemilihan masih berlangsung. Angka-angka tersebut merupakan gambaran sementara pada waktu pelaporan, sehingga hasil akhir pemilihan belum dapat dipastikan. []
Baca juga: Ehud Barak: Perang Baru dengan Iran Bisa Memperkuat Teheran






