Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

CIA Sarankan Trump Pertahankan Tekanan Ekonomi terhadap Iran

Published

on

Presiden AS Donald Trump disebut menerima tiga usulan pendekatan terhadap Iran, mulai dari tekanan ekonomi hingga dimulainya kembali operasi militer, menurut laporan Axios.
Presiden AS Donald Trump disebut menerima tiga usulan pendekatan terhadap Iran, mulai dari tekanan ekonomi hingga dimulainya kembali operasi militer, menurut laporan Axios.

Media ABI, 3 November 2026 – Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) John Ratcliffe dan sejumlah pejabat senior AS disebut menyarankan Presiden Donald Trump melanjutkan tekanan ekonomi terhadap Iran, alih-alih kembali melancarkan serangan militer.

Baca juga: AS Konfirmasi Serangan Militer ke Pulau Qeshm, Iran

Mengutip laporan Axios, Farsnews Agency melaporkan pada Selasa (3/11/2026) bahwa Washington tengah mempertimbangkan untuk mempertahankan situasi “tanpa perang, tanpa kesepakatan” dalam hubungannya dengan Republik Islam Iran. Di tengah perbedaan pandangan antara AS dan sekutu-sekutunya di Asia Barat, Trump disebut sedang menimbang tiga pendekatan berbeda terhadap Teheran.

Pendekatan pertama mengandalkan tekanan ekonomi. Menurut Axios, Menteri Keuangan Scott Bessent, Direktur CIA John Ratcliffe, dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyarankan Trump agar melanjutkan kampanye tekanan tersebut.

Sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan itu, tetapi tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada Axios bahwa Ratcliffe menilai tekanan ekonomi berkepanjangan dapat memaksa pemerintah Iran memberikan konsesi lebih besar. Tekanan tersebut, menurut pandangan yang disampaikan Ratcliffe kepada Trump, juga berpotensi memicu ketidakstabilan di dalam negeri hingga mendorong pemberontakan rakyat.

Baca juga: 

Berbeda dari pendekatan tersebut, Wakil Presiden AS James David Vance dan utusan khusus Trump untuk urusan Asia Barat, Steve Witkoff, mengusulkan jalur diplomatik. Keduanya mendorong tercapainya kesepakatan dengan Iran dan memperingatkan bahwa kembali menempuh jalur militer belum tentu memperbaiki keadaan. Pendekatan ini mendapat dukungan sebagian besar negara Teluk.

Pilihan ketiga mengarah pada dimulainya kembali operasi militer terhadap Iran. Pendekatan yang diusulkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Perang AS Pete Hegseth itu bertolak dari pandangan bahwa Teheran tidak dapat dipercaya untuk berunding maupun mematuhi kesepakatan.

Di tengah beragam pilihan tersebut, Trump pada Selasa dini hari mengklaim bahwa Teheran menginginkan kesepakatan dengan Washington. Ia juga menyatakan bahwa kesepakatan itu mungkin segera tercapai. []

Baca juga: Para Miliarder Berebut Pengaruh dalam Pemilu Sela Kongres AS

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan