Ikuti Kami Di Medsos

Daerah

DPW ABI Kaltim Perkuat Distribusi Informasi Organisasi

Published

on

SAMARINDA, 4 September 2026  — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ahlulbait Indonesia (ABI) Kalimantan Timur memperkuat koordinasi distribusi informasi organisasi bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ABI se-Kalimantan Timur melalui Zoom Meeting, Jumat (4/9/2026) malam.

Pertemuan yang berlangsung pukul 20.00 WITA tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Departemen Humas Media dan Penerangan (HMP) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ABI, Lutfi A. Basori, sebagai perwakilan dari tingkat pusat. Dari DPW ABI Kalimantan Timur hadir Ketua dan Wakil Ketua Divisi HMP, Muhammad Saleng dan Ust. Maktum. Sejumlah perwakilan HMP dari DPD ABI se-Kalimantan Timur juga turut mengikuti pertemuan tersebut.

Pembahasan difokuskan pada upaya membangun pola distribusi informasi organisasi yang lebih terstruktur, sehingga informasi dari tingkat pusat dapat diteruskan secara berjenjang hingga menjangkau anggota di tingkat lokal.

Pola komunikasi yang dibahas mencakup jalur DPP → DPW → DPD → Anggota/Lokal. Melalui pola ini, setiap jenjang organisasi memiliki peran dalam memastikan informasi yang diterima dari tingkat di atasnya dapat diteruskan kepada jaringan di bawahnya.

Penguatan jalur tersebut dinilai penting agar informasi organisasi tidak berhenti di lingkungan pengurus. Informasi yang berasal dari tingkat pusat diharapkan dapat bergerak melalui DPW dan DPD hingga benar-benar diterima oleh anggota di tingkat lokal.

Dalam pembahasan juga ditekankan pentingnya keberadaan person in charge (PIC) distribusi informasi pada setiap jenjang organisasi. Di tingkat DPD, PIC bertugas menerima informasi dari DPW, meneruskannya kepada jaringan anggota atau lokal, serta memastikan informasi tersebut tidak berhenti pada jajaran pengurus.

Dengan adanya penanggung jawab yang jelas, distribusi informasi diharapkan dapat berjalan lebih tertib, konsisten, dan tepat waktu. Proses penyampaian informasi juga dapat dipantau untuk memastikan pesan organisasi benar-benar sampai kepada pihak yang dituju.

Sistem tersebut nantinya dapat mendukung penyampaian berbagai informasi organisasi, mulai dari agenda dan program, kegiatan, rilis, hingga informasi strategis lainnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari konsolidasi komunikasi antara struktur organisasi di tingkat pusat dan daerah. DPW dan DPD diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai peran masing-masing dalam menjaga agar arus informasi organisasi tetap berjalan.

Melalui penguatan pola komunikasi tersebut, distribusi informasi ABI di Kalimantan Timur diharapkan tidak hanya semakin luas, tetapi juga lebih terarah dan terhubung hingga tingkat lokal.

Prinsip yang menjadi dasar pola tersebut adalah DPP menyampaikan pesan, DPW memastikan pesan bergerak ke wilayah, DPD memastikan pesan bergerak ke lokal, dan anggota menerima pesan organisasi.

[nugraha]

 

Continue Reading