Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Trump Nyatakan Nota Kesepahaman Islamabad Berakhir

Published

on

Mural raksasa di Teheran, Iran, menampilkan wajah Presiden AS Donald Trump dengan mulut yang ditutup oleh ilustrasi Selat Hormuz
Mural raksasa di Teheran, Iran, menampilkan wajah Presiden AS Donald Trump dengan mulut ditutup oleh ilustrasi Selat Hormuz. (Foto: Farsnews Agency)

Ahlulbait Indonesia, 8 Juli 2026 – Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakhiri nota kesepahaman Islamabad antara Washington dan Teheran memicu perdebatan baru di Iran mengenai masa depan kesepakatan tersebut.

Dalam analisis yang diterbitkan pada Rabu (8/7/2026), Tasnim News Agency menilai nota kesepahaman itu pada hakikatnya telah kehilangan daya ikat sejak awal karena, menurut media tersebut, Amerika Serikat tidak pernah menjalankan komitmen yang disepakati.

Baca juga: 8 Personel IRGC Gugur akibat Serangan AS di Bandar Abbas dan Bushehr

Tasnim menyebut para perunding Iran sejak awal menyadari risiko pelanggaran oleh Amerika Serikat, tetapi tetap memilih jalur diplomasi dengan keyakinan bahwa proses perundingan merupakan bagian dari strategi mempertahankan kepentingan nasional Iran.

Menurut analisis tersebut, Washington bahkan tidak melaksanakan butir pertama nota kesepahaman sejak kesepakatan mulai berlaku. Atas dasar itu, Tasnim berpendapat nota kesepahaman tersebut secara substantif telah gagal jauh sebelum Trump secara resmi menyatakan berakhirnya kesepakatan.

Tasnim juga mengaitkan perkembangan tersebut dengan pengalaman Iran dalam Perjanjian Nuklir 2015 (JCPOA). Media itu menilai penarikan diri Amerika Serikat dari JCPOA menjadi preseden yang memperkuat pandangan bahwa Washington tidak konsisten dalam menjalankan komitmen internasionalnya.

Dalam penilaiannya, pernyataan Trump bukanlah awal berakhirnya nota kesepahaman, melainkan pengakuan resmi atas kondisi yang, menurut Tasnim, telah terjadi sejak kesepakatan itu ditandatangani.

Berdasarkan kesimpulan tersebut, Tasnim menyerukan agar Iran tidak lagi mempertahankan nota kesepahaman yang telah dinyatakan berakhir oleh Washington. Media itu juga mendorong pemerintah Iran mengambil langkah yang lebih tegas dalam menghadapi kebijakan Amerika Serikat beserta para sekutunya. []

Baca juga: Trump Hina Rakyat Iran sebagai “Sampah”, Akhiri Sepihak Nota Kesepahaman