Internasional
8 Personel IRGC Gugur akibat Serangan AS di Bandar Abbas dan Bushehr

Ahlulbait Indonesia, 8 Juli 2026 – Angkatan Bersenjata Iran mengumumkan delapan personel Angkatan Udara dan Angkatan Laut Garda Revolusi Islam (IRGC) gugur dalam serangan militer Amerika Serikat yang menghantam Bandar Abbas dan Bushehr pada Rabu (8/7/2026). Informasi tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi Humas Angkatan Darat Iran yang dikutip Tasnim News Agency.
Menurut pernyataan itu, kedelapan personel gugur saat menjalankan tugas mempertahankan wilayah Iran setelah sejumlah proyektil menghantam sasaran di bagian selatan negara tersebut.
Baca juga: Trump Hina Rakyat Iran sebagai “Sampah”, Akhiri Sepihak Nota Kesepahaman
Korban terdiri atas Kapten Ali Moeini dari Pangkalan Udara Syahid Yasini di Bushehr, Letnan Satu Ali Mahdizadeh, Letnan Dua Hamed Dourai, Sersan Dua Amirhossein Ghasemi, Sersan Dua Alireza Zarei Sani, dan Sersan Dua Alireza Balideh dari Pangkalan Syahid Abdolkarimi di Bandar Abbas. Dua korban lainnya adalah Sersan Dua Angkatan Laut Shahab Omidi Bozi dan Kelasi Mohammad Javad Ravanfar dari Komando Kawasan Pertama Angkatan Laut Iran.
Dalam pernyataannya, Angkatan Darat Iran menegaskan akan terus mempertahankan kedaulatan negara serta menyatakan para pelaku serangan akan dimintai pertanggungjawaban atas gugurnya personel militer tersebut.
Pengumuman itu disampaikan ketika ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah kedua negara saling melancarkan serangan dan saling menuding melanggar nota kesepahaman penghentian perang. []
Baca juga: Dari Najaf hingga Karbala, Jutaan Pelayat Mengantar Perpisahan Terakhir Sang Syahid Ummat







