Internasional
Pengawal Trump Terlibat Bentrok dengan Aparat Keamanan China di Beijing

Ahlulbait Indonesia | 15 Mei 2026 — Kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Beijing diwarnai bentrokan fisik antara agen Dinas Rahasia AS dan aparat keamanan China pada hari kedua lawatan resmi Trump ke negara tersebut.
Menurut laporan Fox News pada Jumat (15/5/2026), insiden terjadi ketika aparat keamanan China mencegah seorang agen bersenjata Dinas Rahasia Amerika Serikat memasuki kompleks Kuil Langit atau Temple of Heaven di Beijing pada Kamis.
Baca juga: Di Beijing Trump Menarik Tangan dan Xi Menarik Masa Depan
Saksi mata mengatakan ketegangan itu berkembang menjadi konfrontasi langsung antara kedua pihak dan menyebabkan rombongan delegasi tertahan lebih dari 30 menit sebelum memasuki lokasi acara.
Seorang jurnalis harian Telegraph yang berada di lokasi menggambarkan situasi tersebut sebagai “sangat intens”. Dalam unggahannya di platform X, jurnalis itu mengatakan telah menyaksikan beberapa benturan serius antara aparat keamanan kedua negara sejak kedatangan rombongan Amerika di China.
Aparat China dilaporkan menolak agen Amerika memasuki area dengan membawa senjata api. Namun pihak AS menganggap senjata merupakan bagian dari protokol tetap pengamanan presiden yang tidak dapat dinegosiasikan.
Trump dan Presiden China Xi Jinping diketahui menggelar pertemuan resmi di Beijing dalam rangkaian kunjungan dua hari Presiden Amerika Serikat ke China.
Gedung Putih menyebut kedua pemimpin membahas sejumlah isu strategis, termasuk Iran, keamanan energi, perdagangan, pengendalian fentanyl, dan akses pasar.
Video yang beredar di media sosial juga menunjukkan sejumlah jurnalis Amerika mengalami pembatasan selama kunjungan tersebut. Beberapa wartawan mengaku sempat dicegah aparat China untuk meninggalkan titik kumpul media dan bergabung dengan iring-iringan kepresidenan Amerika.
Baca juga: Di Meja Pertemuan, Xi Jinping Kuliahi Trump soal Risiko Konflik China-AS
Insiden semacam ini bukan pertama kali terjadi dalam kunjungan Trump ke China. Pada lawatan tahun 2017, ketegangan serupa juga muncul terkait “nuclear football”, koper khusus berisi perangkat perintah serangan nuklir Presiden Amerika Serikat.
Saat itu media Amerika melaporkan mantan Kepala Staf Gedung Putih John Kelly sempat terlibat ketegangan dengan aparat China. Seorang agen Dinas Rahasia bahkan disebut menjatuhkan petugas keamanan China ke tanah.
Pengamat menilai benturan keamanan berulang antara kedua negara mencerminkan tingginya tingkat ketidakpercayaan antara Washington dan Beijing.
Di depan kamera, Trump dan Xi berbicara mengenai “stabilitas strategis”. Namun insiden aparat pengamanan di lapangan menunjukkan rivalitas kedua negara masih berlangsung keras di balik hubungan diplomatik.
Hingga kunjungan berakhir, belum terlihat tanda jelas bahwa pertemuan Trump dan Xi menghasilkan terobosan terkait konflik Iran maupun pembukaan kembali Selat Hormuz. []
Baca juga: Media AS Soroti Kondisi Fisik Trump saat Kunjungan ke China







