Internasional
Jubir Kemenlu Iran Skakmat Jurnalis, “Kami Juga Adidaya”

Ahlulbait Indonesia, 11 Mei 2026 — Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baqaei, menegaskan Iran tidak akan mundur menghadapi tekanan Amerika Serikat meski Washington dipandang sebagai negara adidaya dunia. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara singkat dengan seorang jurnalis yang videonya diunggah akun X Uphold Reality pada Senin, 4 Mei 2026, lalu diunggah ulang oleh kanal Sahara melalui Instagram.
Jawaban Baqaei langsung menjadi sorotan publik dan ramai dibagikan di media sosial. Banyak pengguna menyebut respons singkat diplomat Iran tersebut sebagai “skakmat” terhadap pertanyaan wartawan mengenai posisi Iran di hadapan kekuatan Amerika Serikat.
Dalam video tersebut, seorang wartawan menanyakan alasan Iran tetap bertahan dan tidak menyerah dalam konfrontasi dengan Amerika Serikat. Pertanyaan itu menyoroti ketimpangan kekuatan antara kedua negara.
“Amerika adalah negara adidaya. Alat dan dukungan apa yang Anda miliki untuk melawannya? Mengapa Iran tidak mundur atau menyerah?” tanya jurnalis tersebut.
Baqaei menjawab singkat tanpa jeda.
“Kami juga adidaya,” ujarnya.
Jawaban ringkas itu membuat suasana wawancara seketika hening. Sang jurnalis tampak terdiam beberapa saat usai mendengar respons tersebut.
Potongan video berdurasi sekitar satu menit itu kemudian beredar luas di media sosial dan memicu beragam respons dari warganet. Banyak pengguna menilai jawaban Baqaei mencerminkan posisi politik Iran yang konsisten menolak tekanan eksternal, terutama dari Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut juga muncul di tengah meningkatnya tensi kawasan dan berlanjutnya rivalitas geopolitik antara Teheran dan Washington dalam berbagai isu, mulai dari keamanan regional hingga kebijakan nuklir Iran.[]







