Ikuti Kami Di Medsos

Daerah

Muslimah ABI Kukar Matangkan RKAT, Sinkronkan Program dan Pengelolaan Anggaran

Published

on

Pengurus Muslimah ABI Kutai Kartanegara mengikuti Rapat Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) di Tenggarong, Sabtu (25/4/2026), untuk menetapkan arah program dan pengelolaan anggaran organisasi. (Dok. ABI)

Tenggarong, 27 April 2026 — Pimpinan Cabang (PIMCAB) Muslimah ABI Kutai Kartanegara menggelar Rapat Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) pada Sabtu, 25 April 2026, di Yayasan Abu Dzar Al Ghifari, Tenggarong. Forum berlangsung pukul 16.30–19.30 WITA dan dihadiri seluruh unsur pengurus.

Rapat diikuti Ketua PIMCAB Elly Asri Achmad, sekretaris, bendahara, serta para ketua bidang. Forum ini menjadi titik konsolidasi tahunan untuk menyelaraskan prioritas kerja, mempertegas arah program, dan memastikan tata kelola organisasi berjalan akuntabel.

Sebelum pelaksanaan di tingkat cabang, masing-masing bidang telah menyusun rancangan kerja dan anggaran bersama koordinator di tingkat wilayah melalui pertemuan daring. Draf tersebut kemudian dibawa ke forum cabang untuk dikaji ulang, diselaraskan antarbidang, serta ditetapkan sebagai dokumen kerja tahunan yang operasional.

Dalam pembahasan, pengurus menekankan pentingnya RKAT sebagai instrumen strategis organisasi. Pertama, RKAT berfungsi sebagai panduan operasional bagi pelaksanaan program sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan selama satu tahun ke depan. Setiap bidang diminta memastikan program yang dirancang memiliki target yang terukur, relevan dengan kebutuhan anggota dan masyarakat, serta dapat dijalankan secara efektif.

Kedua, forum menegaskan aspek transparansi dan akuntabilitas keuangan. Seluruh penggunaan dana organisasi, baik yang bersumber dari iuran anggota maupun sumbangan harus tercatat dengan rapi dan dapat dipertanggungjawabkan. Penataan ini dipandang krusial untuk menjaga kepercayaan anggota sekaligus memperkuat kredibilitas organisasi di ruang publik.

Ketiga, RKAT diposisikan sebagai alat evaluasi kinerja. Melalui indikator yang disepakati, pengurus dapat mengukur capaian program pada akhir periode, mengidentifikasi kendala pelaksanaan, serta merumuskan perbaikan untuk siklus kerja berikutnya.

Forum juga menyoroti pentingnya integrasi antarbidang agar pelaksanaan program tidak berjalan parsial. Sinkronisasi agenda dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas kegiatan sekaligus mengoptimalkan penggunaan sumber daya organisasi.

Melalui pelaksanaan RKAT ini, PIMCAB Muslimah ABI Kutai Kartanegara menegaskan komitmennya pada perencanaan yang lebih terarah, pengelolaan anggaran yang tertib, serta peningkatan kualitas pelaksanaan program. Hasil rapat diharapkan menjadi landasan kerja yang solid bagi seluruh pengurus dalam menjalankan agenda organisasi sepanjang tahun mendatang. []