Daerah
Kolaborasi ABI Samarinda Gelar PTD untuk Mencetak Kader Unggul dan Siap Berkarya

Samarinda, 13 Juli 2026 — Kaderisasi merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan dan kualitas sebuah organisasi. Berangkat dari semangat tersebut, Dewan Pimpinan Daerah Ahlulbait Indonesia (DPD ABI) Samarinda berkolaborasi dengan Muslimah ABI Samarinda dan Pandu PIMCAB Samarinda menyelenggarakan Pelatihan Tingkat Dasar (PTD) pada 11–12 Juli 2026 di Yayasan Alqoim Kalimantan Timur guna menyiapkan kader yang memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, serta kesiapan mengabdi dan berkarya di tengah masyarakat.
Sebanyak 34 peserta mengikuti PTD yang berasal dari berbagai unsur di lingkungan ABI Kalimantan Timur. DPD ABI Samarinda mengirimkan 5 peserta, Muslimah ABI Samarinda 6 peserta, Pandu PIMCAB Samarinda 18 peserta, PIMCAB Muslimah Kutai Kartanegara (Kukar) 3 peserta, serta DPD ABI Kukar 2 peserta. Keterlibatan lintas unsur tersebut mencerminkan sinergi yang semakin kuat dalam membangun sistem kaderisasi yang terpadu dan berkelanjutan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian pembinaan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas personal sekaligus wawasan keorganisasian. Materi yang disampaikan meliputi penguatan pemahaman organisasi, internalisasi nilai-nilai kepemimpinan, serta pembekalan teknis yang relevan dengan tugas dan peran kader di lapangan. Seluruh sesi berlangsung dalam suasana yang tertib, dinamis, dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat peserta untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pengabdian.
Ketua DPD ABI Samarinda, Sayyid Misbahuddin, menegaskan bahwa Pelatihan Tingkat Dasar bukan hanya agenda pembinaan rutin, melainkan fondasi penting dalam membentuk karakter, memperkuat komitmen, dan menanamkan tanggung jawab sebagai kader Ahlulbait Indonesia.
Ia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan dalam kehidupan organisasi maupun pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, setiap peserta diharapkan menjadi teladan sekaligus motor penggerak yang memperkuat pembinaan kader di tingkat kecamatan maupun kabupaten.
Lebih lanjut, Sayyid Misbahuddin menilai kolaborasi antara DPD ABI Samarinda, Muslimah ABI Samarinda, dan Pandu PIMCAB Samarinda dalam penyelenggaraan PTD merupakan wujud nyata soliditas organisasi. Sinergi tersebut, katanya, menjadi modal penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan dakwah serta dinamika organisasi di masa depan.
Sebagai tindak lanjut, seluruh peserta langsung menetapkan tema Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dasar yang akan menjadi bagian dari proses pembinaan lanjutan. Langkah ini ditempuh untuk memastikan proses kaderisasi tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan, melainkan berlanjut melalui pendampingan, pemantauan, dan evaluasi secara berkesinambungan sehingga kompetensi serta kontribusi setiap kader terus berkembang.
Pelaksanaan PTD ini menegaskan komitmen bersama seluruh unsur ABI di Kalimantan Timur untuk membangun kaderisasi yang berkesinambungan sebagai fondasi organisasi yang kokoh. Semangat tersebut selaras dengan tema Pendidikan Kader Dasar tahun ini, “Tercetak Kader Unggul Menuju Organisasi yang Berkualitas, Bermartabat, dan Cinta Negara.” Melalui kolaborasi, pembinaan yang sistematis, dan komitmen yang berkelanjutan, ABI Kalimantan Timur terus memperkuat langkahnya dalam melahirkan kader-kader yang berintegritas, berkapasitas, serta siap mengemban amanah organisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa. []

