Daerah
DPD ABI Jakarta Selatan Luncurkan Project Al Hasyr, Salurkan Bantuan untuk Warga

JAKARTA SELATAN, 7 September 2026 — DPD Ahlulbait Indonesia (ABI) Jakarta Selatan bersama Ruqayah Foundation meluncurkan Project Al Hasyr, program bakti sosial yang dirancang untuk hadir secara rutin di tengah masyarakat. Peluncuran perdana program tersebut digelar bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Cahaya, Menteng Atas, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9/2026).
Pada peluncuran tersebut, sebanyak 155 kepala keluarga menerima bantuan beras masing-masing 5 kilogram, sementara 80 anak usia sekolah binaan YOI Skul mendapatkan paket perlengkapan sekolah.
Program Al Hasyr dirancang sebagai kegiatan sosial yang tidak berhenti pada satu kali pemberian bantuan. DPD ABI Jakarta Selatan bersama Ruqayah Foundation menargetkan program tersebut dapat dilaksanakan setiap bulan dengan menyasar masyarakat yang membutuhkan, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan majelis taklim, yayasan, dan komunitas Ahlulbait di wilayah Jakarta Selatan.

Ketua DPD ABI Jakarta Selatan, Ustadz Syekh Al-Hamid, mengatakan Project Al Hasyr menjadi langkah awal untuk memperkuat kehadiran ABI di tengah masyarakat melalui kerja nyata.
“Project Al Hasyr ini kami niatkan sebagai pintu awal. Kami tidak ingin ABI hanya dikenal namanya, tetapi dirasakan manfaatnya,” ujar Syekh Al-Hamid dalam tausiah Maulid Nabi, Sabtu (5/9/2026).
Menurut dia, momentum Maulid Nabi menjadi pengingat pentingnya menghadirkan nilai kasih sayang dan kepedulian kepada sesama melalui tindakan nyata.
“Rasulullah SAW hadir sebagai rahmat bagi semesta alam, dan semangat itulah yang ingin kami hidupkan melalui bakti sosial ini,” katanya.

Peluncuran Project Al Hasyr diawali dengan pembacaan Maulid Simtudduror, dilanjutkan tausiah dan doa. Setelah rangkaian keagamaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada warga Kampung Cahaya dan anak-anak binaan YOI Skul.
Syekh Al-Hamid menegaskan, program tersebut akan dikembangkan menjadi gerakan sosial berkelanjutan. Selain bantuan sosial, DPD ABI Jakarta Selatan juga membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan dan keagamaan bersama masyarakat setempat.
“Insyaallah, ini bukan kegiatan sekali selesai. Project Al Hasyr akan kami jalankan rutin setiap bulan. Kami ingin membersamai masyarakat Jakarta Selatan, membantu yang membutuhkan, membangun silaturahmi dengan majelis taklim, yayasan dan komunitas Ahlulbait,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan ABI di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya terbatas pada kegiatan sosial, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Ketika warga di Kampung Cahaya dan YOI Skul membuka pintu untuk bersinergi dalam pendidikan dan keagamaan, tentu kami sambut dengan penuh sukacita. Kami berharap sinergi ini bisa membangun SDM yang lebih berkualitas di daerah ini,” kata Syekh Al-Hamid.
Harapan serupa disampaikan Ketua YOI Skul, Suprobo Teguh, yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat. Ia berharap kehadiran DPD ABI Jakarta Selatan dapat memperkaya kegiatan masyarakat Kampung Cahaya, terutama dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial.

Bagi DPD ABI Jakarta Selatan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menerjemahkan nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat. Bantuan kepada warga dan anak-anak sekolah ditempatkan sebagai bentuk kepedulian sekaligus sarana membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Memperkenalkan ABI dapat dilakukan dengan kerja konkret. Ketika kita hadir membawa beras, membawa perlengkapan sekolah untuk anak-anak, membantu tanpa membedakan latar belakang, di situlah nilai kemanusiaan yang adil dan beradab itu hidup,” ujar Syekh Al-Hamid.
Dengan diluncurkannya Project Al Hasyr, DPD ABI Jakarta Selatan dan Ruqayah Foundation menargetkan kegiatan sosial tersebut menjadi agenda rutin yang menghubungkan dakwah, kepedulian sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di Jakarta Selatan.

