Daerah
ABI Jateng Siapkan Survei Internal dan Kajian Manifesto untuk Optimalisasi Kinerja DPD

Semarang, 9 Mei 2026 — Dewan Pimpinan Wilayah Ahlulbait Indonesia Jawa Tengah (DPW ABI) menggelar rapat reguler pada Jumat (8/5/2026) di Sekretariat DPW ABI Jateng, Semarang. Rapat tersebut membahas evaluasi kinerja organisasi, penguatan fondasi ideologis kader, serta langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di berbagai wilayah.

Rapat dihadiri jajaran departemen di lingkungan DPW.
Dalam sambutannya, Ketua DPW ABI Jateng, Sayyid Mustofa Jufri, menyampaikan apresiasi terhadap sejumlah capaian departemen. Departemen Kaderisasi mendapat perhatian khusus setelah berhasil menyelenggarakan Pelatihan Tingkat Dasar (PTD) di Wonosobo dengan jumlah peserta yang dinilai signifikan. Sementara itu, Departemen Organisasi diapresiasi atas kontribusinya dalam pembentukan DPD ABI ke-13 di Jawa Tengah, yakni DPD Kota Surakarta.
Ketua DPW juga mengimbau agar agenda rapat bulanan disusun secara terjadwal untuk satu tahun penuh guna menciptakan ritme organisasi yang lebih tertata, sistematis, dan terukur.
Mengutip arahan Ketua Umum ABI, Zahir Yahya, Sayyid Mustofa menekankan pentingnya penguatan fondasi ideologis dan keorganisasian bagi seluruh anggota ABI. Menurutnya, berbagai hambatan dan kelambanan dalam menjalankan tugas organisasi kerap berakar pada lemahnya pemahaman ideologi serta tata kelola organisasi.
“Penguatan fondasi ideologis dan keorganisasian menjadi hal mendasar agar gerak organisasi lebih solid dan efektif,” ujarnya.
Rapat juga membahas rencana pelaksanaan kajian Buku Manifesto ABI sebagai agenda khas yang akan dijalankan di seluruh DPD. Selain itu, DPW ABI Jateng berencana menyusun survei internal guna mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi masing-masing DPD, terutama faktor-faktor yang menyebabkan kinerja organisasi di daerah belum berjalan optimal.
Penyusunan instrumen survei ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026. Pelaksanaan survei dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026, sementara hasilnya akan dibahas dalam rapat evaluasi triwulan III tahun 2026.
Agenda rapat kemudian dilanjutkan dengan laporan dan evaluasi dari masing-masing departemen sebagai bagian dari proses konsolidasi organisasi di tingkat wilayah. []







