Kegiatan ABI
Pimcab Muslimah ABI Pasuruan Gelar Seminar Membangun Keluarga Sehat dan Berkualitas

Pasuruan, 21 Agustus 2026 — Keluarga adalah tempat pertama seorang anak belajar mengenal dunia. Di sana, karakter dibentuk, cara berkomunikasi dipelajari, dan rasa aman tumbuh. Karena itu, persoalan keluarga tidak cukup dilihat dari bagaimana menciptakan rumah yang nyaman, tetapi juga dari bagaimana orang-orang di dalamnya saling mendengar dan tumbuh bersama.
Hal itu menjadi pokok pembahasan Seminar Keluarga yang digelar Pimpinan Cabang Muslimah Ahlulbait Indonesia (Pimcab Muslimah ABI) Kota dan Kabupaten Pasuruan di Kebun Pring, Kota Pasuruan, Kamis (20/8/2026). Sekitar 90 peserta, laki-laki dan perempuan, mengikuti kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut.

Baca juga: Muslimah ABI Pasuruan Perkuat Kaderisasi, Cetak Muslimah Tangguh dan Visioner
Seminar menghadirkan Dr. Asriana Kibtiah, S.Psi., M.Si. sebagai narasumber. Ia mengajak peserta melihat kembali peran keluarga sebagai lingkungan pertama sekaligus tempat utama bagi perkembangan anak.
Menurut Asriana, keluarga yang sehat tidak hanya dibangun melalui pemenuhan kebutuhan anak, tetapi juga melalui hubungan yang sehat di antara anggota keluarga. Cara suami dan istri berkomunikasi, cara orang tua merespons anak, serta kesediaan untuk saling memahami turut menentukan suasana rumah yang menjadi tempat anak bertumbuh.
Komunikasi, menurutnya, menjadi salah satu fondasi penting. Komunikasi yang terbuka, penuh empati, dan saling menghargai dapat membantu anggota keluarga memahami kebutuhan satu sama lain sekaligus mengurangi kesalahpahaman. Dari hubungan seperti itulah suasana rumah yang aman dan nyaman bagi anak dapat dibangun.
Pembahasan tersebut mendapat respons dari peserta yang datang dari berbagai unsur masyarakat dan komunitas. Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi bagian yang cukup hidup dalam seminar karena peserta dapat membawa persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan keluarga ke dalam pembicaraan.
Sejumlah perwakilan lembaga dan organisasi juga hadir, di antaranya Kementerian Agama, Kesbangpol, DP3AKB, KUA, FKUB, serta Aisyiyah Kota Pasuruan. Peserta juga berasal dari kalangan ikhwan dan akhwat komunitas AB.
Ketua panitia, Salma Al-Idrus, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Ia juga meminta maaf apabila masih terdapat kekurangan selama seminar berlangsung.

Baca juga: Halal Bihalal Muslimah ABI Pasuruan: Menyulam Ukhuwah dan Menyemai Kepedulian
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muslimah ABI Jawa Timur, Ustadzah Aminah Yahya, melihat kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk kembali menata harapan dan niat dalam membangun keluarga.
Menurut Ustadzah Aminah, keluarga yang hendak dibangun bukan hanya keluarga yang bahagia dalam pengertian hubungan antaranggota keluarga, tetapi juga keluarga yang memiliki orientasi spiritual dan sosial yang lebih luas.
“Seminar ini bertujuan untuk memperbarui harapan dan niat kita untuk menciptakan keluarga, bukan hanya menjadi keluarga yang bahagia, tetapi menjadi keluarga yang diridai oleh Allah SWT dan melahirkan generasi yang membawa kebaikan bagi umat,” ungkapnya.
Gagasan itu sekaligus menempatkan keluarga sebagai bagian dari persoalan generasi. Anak tidak tumbuh hanya dari apa yang disampaikan orang tua, tetapi juga dari suasana yang mereka lihat dan rasakan setiap hari. Karena itu, upaya membangun generasi yang sehat dan berkarakter tidak dapat dilepaskan dari bagaimana keluarga menjalankan perannya.
Baca juga: Muslimah ABI Pasuruan Sosialisasikan Tata Kelola Madrasah Diniyah di Ponpes Bahrul Ulum
Seminar berlangsung dalam suasana interaktif hingga selesai. Selain memperoleh materi, peserta mendapat ruang untuk bertukar pengalaman dan membicarakan persoalan keluarga yang mereka hadapi.
Bagi Pimcab Muslimah ABI Pasuruan, pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas perhatian terhadap kehidupan keluarga. Sebab, sebelum berbicara tentang generasi yang berkualitas, ada pekerjaan yang lebih dekat dan lebih mendasar: memastikan rumah menjadi tempat anak belajar tentang kasih sayang, tanggung jawab, penghormatan, dan kebaikan. []
Baca juga: Pimcab Muslimah ABI Pasuruan Hadiri Sosialisasi Prosedur Terbaru Pengajuan Dana Hibah







