Kegiatan ABI
DPD dan Muslimah ABI Blitar-Kediri Gelar Seminar Pengasuhan Anak di Era Digital

Blitar, 21 Oktober 2026 — Menghadapi tantangan pengasuhan anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Dewan Pimpinan Daerah Ahlulbait Indonesia (DPD ABI) bersama Pimpinan Cabang Muslimah (Pimcab) ABI Blitar dan Kediri menggelar seminar keluarga bertema “Bekal Orang Tua dalam Mengasuh Anak di Era Digital” di Pendopo Rumah Joglo Patimulyo, Blitar, Rabu (21/10).
Seminar yang diinisiasi oleh bidang Perempuan dan Keluarga (Perak) Muslimah ABI Blitar-Kediri ini bertujuan membekali orang tua dengan pengetahuan dan strategi pengasuhan agar mampu mendampingi anak menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang di era digital. Kegiatan tersebut diikuti anggota dan komunitas ABI dari kedua wilayah.
Baca juga: Pimcab Muslimah dan DPD ABI Kediri Gelar Pelatihan Jelly Art di SLB-C Dharma Wanita
Hadir dalam kegiatan ini perwakilan Pimpinan Wilayah Muslimah ABI Jawa Timur, Khadijah Assegaf, beserta jajaran pengurus; perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Gugup Waluyo; serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kabupaten Blitar, Nia Kartika Dewi, S.T.

Asriana Kibtiyah dari Ahsantara Academy menekankan pentingnya perubahan pola pikir orang tua dalam mendampingi anak di era digital.
Menyiapkan Orang Tua Menghadapi Tantangan Digital
Dalam sambutannya, Nia Kartika Dewi, S.T., mengapresiasi penyelenggaraan seminar tersebut. Menurutnya, edukasi keluarga diperlukan untuk membantu orang tua melindungi sekaligus mempersiapkan generasi mendatang dalam menghadapi berbagai dampak perkembangan teknologi.
Ia menekankan pentingnya membekali orang tua dengan pemahaman yang memadai agar mampu mendidik dan mendampingi anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Pandangan senada disampaikan Gugup Waluyo dari Bakesbangpol. Ia menyoroti pentingnya persatuan dan sinergi masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang dapat memengaruhi pola pikir serta tumbuh kembang anak.
Gugup mengapresiasi seminar tersebut sebagai upaya memperkuat kapasitas orang tua dalam menjalankan peran pendidikan di lingkungan keluarga. Menurutnya, anak-anak merupakan harapan masa depan bangsa sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat untuk menghadapi beragam tantangan zaman.
Asriana Kibtiyah: Pengasuhan Membutuhkan Perubahan Pola Pikir
Sesi utama seminar menghadirkan Asriana Kibtiyah, pendiri Ahsantara Academy. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa berbagai persoalan dalam pengasuhan memiliki jalan keluar, termasuk tantangan yang muncul seiring perkembangan teknologi digital.
Asriana menjelaskan bahwa tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan. Dalam paparannya, ia menyebutkan bahwa faktor bawaan berkontribusi sebesar 20 persen, sedangkan lingkungan berpengaruh sebesar 80 persen terhadap perkembangan anak.
Baca juga: Muslimah ABI Lumajang Ajak Anak Madin Belajar Empati melalui Kunjungan ke Pusat Pendampingan ABK
Dengan teknologi yang tidak mungkin sepenuhnya dihindari, menurut Asriana, orang tua perlu memahami cara mengelola pengaruh lingkungan digital terhadap tumbuh kembang anak. Langkah tersebut dapat dimulai dengan mengubah mindset atau pola pikir dalam mendidik dan mendampingi anak.
Pendekatan pengasuhan, lanjutnya, perlu disesuaikan dengan tantangan zaman tanpa mengesampingkan peran utama orang tua dalam membentuk karakter dan kepribadian anak. Pemahaman yang tepat diharapkan dapat membantu keluarga membangun lingkungan yang mendukung perkembangan anak secara positif.
Ia juga menekankan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam menentukan arah perkembangan anak sebagai generasi penerus. Melalui pendampingan yang tepat, anak diharapkan mampu menyikapi perkembangan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Kolaborasi untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga
Seminar ini menjadi bagian dari upaya Muslimah ABI Blitar-Kediri untuk meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pola pengasuhan yang relevan dengan tantangan era digital.
Kolaborasi antara DPD ABI, Muslimah ABI, dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi keluarga sekaligus memperkuat kesadaran bahwa pengasuhan anak membutuhkan keterlibatan aktif orang tua serta dukungan lingkungan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh peserta. Melalui seminar ini, peserta diharapkan memperoleh wawasan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendampingi anak tumbuh menjadi generasi berkarakter, bijak memanfaatkan teknologi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. []
Baca juga: PSDM ABI Jateng Gelar Workshop Komunikasi, Negosiasi, dan Kolaborasi Efektif







