Kegiatan ABI
Muslimah ABI Pasuruan Bahas Program Sosial dan Perdalam Manifesto ABI

Pasuruan, 17 Oktober 2026 — Pengurus Pimpinan Cabang Muslimah Ahlulbait Indonesia (Pimcab Muslimah ABI) Kabupaten Pasuruan mengunjungi jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) ABI pada Kamis (15/10/2026). Selain membicarakan rencana kegiatan sosial, pertemuan tersebut diisi dengan pengarahan mengenai Manifesto ABI, ideologi organisasi, dan komitmen kebangsaan.
Ketua Pimcab Muslimah ABI Kabupaten Pasuruan, Fatimah, hadir bersama Husniah, Sakinah Assegaf, Khadijah Al-Habsyi, Intan, Suroya, Maimunah Nuh, dan Nafisah. Rombongan diterima Ketua DPD ABI Kabupaten Pasuruan, Muhammad Thohir.
Baca juga: Pimcab Muslimah ABI Pasuruan Gelar Seminar Membangun Keluarga Sehat dan Berkualitas

Muslimah ABI Pasuruan membahas program sosial, kajian Manifesto ABI, dan penyusunan rencana kerja organisasi untuk 2027.
Dalam pertemuan bersama DPD, pengurus Muslimah ABI memaparkan sejumlah rencana kegiatan. Di antaranya, kunjungan ke panti tuna daksa untuk memperingati milad Sayyidah Zainab a.s. dan khitanan massal yang direncanakan pada 20 Desember 2026 dalam rangka memperingati milad Sayyidah Fatimah a.s.
Pengurus juga merencanakan kajian Manifesto secara berkala bersama Ustadz Abdillah Baabud, Ketua DPW ABI Jawa Timur, serta kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya berorganisasi.
Pembicaraan berlanjut pada dukungan antarpengurus dalam pelaksanaan kegiatan, penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2027, serta rapat rutin setiap enam minggu. Rapat berikutnya dijadwalkan pada 18 Oktober 2026.
DPD dan DPW ABI menyambut baik rencana tersebut. Keduanya juga merencanakan kunjungan kepada jajaran Pimpinan Wilayah (Pimwil) untuk memperkuat kegiatan sosial rutin, termasuk Jumat Berkah.
Baca juga: Muslimah ABI Pasuruan Perkuat Kaderisasi, Cetak Muslimah Tangguh dan Visioner
Pengarahan Manifesto dan Pesan Kebangsaan
Dalam rangkaian pertemuan itu, Ustadz Abdillah Baabud menyampaikan materi Selayang Pandang Manifesto. Pengarahan tersebut membahas landasan ideologi ABI, konsep Wilayatul Faqih, serta komitmen organisasi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila.
Ia menekankan bahwa pemahaman ideologi harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga persatuan bangsa. Penyampaian keyakinan juga tidak boleh dilakukan melalui kekerasan atau pemaksaan.
Para pengurus dan kader diingatkan untuk mewaspadai upaya adu domba yang memanfaatkan perbedaan pandangan mengenai marja’, baik dalam persoalan politik maupun keagamaan. Perbedaan perlu disikapi secara dewasa agar tidak merusak persatuan internal organisasi. Sikap kritis dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan antarkader.
Pada bagian lain pengarahannya, Ustadz Abdillah mengingatkan jajaran Pimcab agar terus meningkatkan pengabdian dengan menyampaikan ajaran kebaikan secara bijaksana. Keyakinan terhadap kemahakuasaan Allah Swt. hendaknya tercermin dalam setiap langkah perjuangan. Kebaikan yang telah diketahui perlu segera diamalkan, sedangkan keburukan yang telah disadari harus ditinggalkan.
Pertemuan tersebut mempertemukan pembicaraan mengenai program sosial dengan penguatan pemahaman ideologi dan kebangsaan. Muslimah ABI Kabupaten Pasuruan berharap hubungan dengan DPD dan DPW semakin erat, sehingga kegiatan sosial dan edukasi masyarakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas. []
Baca juga: Halal Bihalal Muslimah ABI Pasuruan: Menyulam Ukhuwah dan Menyemai Kepedulian







