Internasional
Anggota DPR AS Ajukan Pemakzulan Menteri Perang Trump

Media ABI, 16 September 2026 – Anggota DPR Amerika Serikat dari Partai Republik, Thomas Massie, mengajukan rancangan pemakzulan terhadap Menteri Perang Pete Hegseth. Ia menuduh Hegseth menyalahgunakan jabatan dan menjalankan perintah serangan terhadap Iran tanpa persetujuan Kongres.
Baca juga: Soal Program Nuklir, Iran Tak Akan Tunduk pada Tekanan
Reuters yang dikutip IRNA pada Rabu (16/9/26) melaporkan, Massie meminta agar rancangan tersebut dibahas melalui prosedur segera. DPR AS dengan mekanisme itu wajib menanganinya dalam waktu dua hari kerja.
Langkah tersebut dinilai kecil kemungkinan berujung pada pemakzulan Hegseth. Namun, pengajuan itu terjadi menjelang pemilu paruh waktu November dan dapat memaksa anggota Republik menentukan sikap dalam pemungutan suara yang menyangkut kebijakan perang pemerintahan Donald Trump.
Juru bicara Departemen Perang AS, Kingsley Wilson, membela Hegseth. Ia mengatakan seluruh jajaran kementerian mendukung pendekatan dan pandangan sang menteri.
Massie sebelumnya bekerja bersama anggota DPR dari Partai Demokrat, Ro Khanna, untuk membangun “koalisi nonkonvensional” yang melibatkan anggota dari kedua partai. Upaya tersebut diarahkan untuk mendorong resolusi yang mengakhiri perang Amerika Serikat terhadap Iran.
Baca juga: Komandan CENTCOM Bertemu MBS Saat Riyadh Minta AS Serang Yaman
Dalam seruan yang ditujukan kepada anggota Republik pendukung Trump, Massie mengingatkan janji kampanye presiden tersebut untuk tidak membawa Amerika Serikat ke dalam perang baru. Ia menyerukan gencatan senjata, diplomasi, dan perundingan guna mencegah keterlibatan AS dalam perang berkepanjangan di Timur Tengah. []
Baca juga: Kisah Pilot AS di 60 Minutes Terlalu Heroik, Mirip Skenario Hollywood






