Daerah
ABI PPU dan PCNU Perkuat Komunikasi Antarormas Islam

PENAJAM PASER UTARA, 2 Oktober 2026 — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ahlulbait Indonesia (ABI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersilaturahmi dengan Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten PPU, KH Rofiqul Ikhwan Khotibul Abdul Ali atau yang akrab disapa Gus Rofiq.
Pertemuan yang berlangsung di kediaman Gus Rofiq di Desa Bangun Mulia, Kecamatan Waru, PPU, Kamis (1/10/2026) malam, membahas pentingnya komunikasi dan sinergi antarlembaga keislaman dalam menjaga kerukunan serta memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Dari jajaran ABI PPU, hadir Ketua DPD ABI PPU Sulaiman Ibrahim, Sekretaris DPD Juhanis, dan Bendahara DPD Gandid Sugiharto. Mereka disambut Gus Rofiq bersama Komandan Banser GP Ansor PPU dan sejumlah pengurus PCNU PPU.

Gus Rofiq menyambut baik silaturahmi tersebut. Ia menilai komunikasi antarlembaga dan organisasi keislaman perlu terus dibangun agar ormas Islam dapat berkontribusi dalam pembinaan masyarakat.
Menurut Gus Rofiq, ormas Islam juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong berbagai kegiatan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Gus Rofiq turut menekankan pentingnya tabayyun dalam menyikapi informasi dan isu yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurut dia, tabayyun diperlukan agar masyarakat tidak mudah mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi, termasuk terhadap kelompok atau pihak yang telah mendapatkan stigma dan persepsi tertentu.
“Tabayyun penting agar kita tidak mudah terjebak pada informasi yang belum terverifikasi, apalagi sampai menimbulkan fitnah dan kesalahpahaman,” ujar Gus Rofiq.
Pembahasan juga menyinggung perkembangan geopolitik global dan dampaknya terhadap kondisi sosial dan ekonomi, termasuk di Indonesia.
Gus Rofiq mengingatkan bahwa perkembangan konflik dan ketegangan di kawasan Timur Tengah perlu disikapi secara bijak. Menurutnya, derasnya arus informasi melalui media sosial juga perlu diimbangi dengan sikap kritis agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks, fitnah, maupun informasi yang berpotensi memicu pertentangan.
Ia menilai menjaga toleransi, kerukunan, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi hal penting, terutama di PPU yang memiliki masyarakat dengan latar belakang yang beragam.
Sementara itu, Ketua DPD ABI PPU Sulaiman Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada Gus Rofiq dan jajaran PCNU PPU yang telah menerima rombongan ABI sekaligus memberikan masukan mengenai peran organisasi kemasyarakatan Islam.
“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Gus Rofiq selaku Rais Syuriah PCNU PPU yang telah menerima kami dengan baik dan memberikan wejangan mengenai pentingnya peran strategis ormas Islam dalam memberikan khidmat kepada masyarakat,” kata Sulaiman.
Sulaiman mengatakan ABI PPU akan terus membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan Islam di Kabupaten PPU.
Menurutnya, komunikasi tersebut diperlukan untuk membuka ruang kolaborasi yang konstruktif dalam mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.
“Eksistensi ABI PPU akan terus kami arahkan untuk bersinergi dengan berbagai elemen kemasyarakatan, termasuk ormas Islam yang ada di PPU, sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Sulaiman.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus DPD ABI PPU juga menyerahkan buku Manifesto Ormas ABI kepada Gus Rofiq. Buku tersebut diberikan sebagai bahan pengenalan mengenai eksistensi, visi, dan paradigma ABI sebagai organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia.
Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi antarelemen organisasi keislaman di Kabupaten PPU. Hubungan yang semakin baik antarlembaga diharapkan dapat membuka ruang sinergi dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan kemaslahatan masyarakat.

