Daerah
Teladani Kasih Sayang Rasulullah, DPD dan Muslimah ABI Surabaya Gelar Baksos Pemeriksaan Mata Gratis

SURABAYA, 22 September 2026 — Sebanyak 50 warga mendapatkan pemeriksaan mata dan kacamata gratis dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Pimpinan Cabang (Pimcab) Muslimah Ahlulbait Indonesia (ABI) bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ABI Kota Surabaya, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Resto Dhin Aju, Jalan Wijaya Kusuma 31, Surabaya, tersebut digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Peserta terdiri dari 20 anak-anak dan 30 orang dewasa yang berasal dari masyarakat umum serta komunitas yang membutuhkan.
Para peserta mendapatkan pemeriksaan visus mata dan kacamata yang disesuaikan dengan hasil pemeriksaan serta resep medis masing-masing tanpa dipungut biaya.
Ketua Muslimah ABI Surabaya, Syarifah Sukeinah Assegaf, mengatakan kegiatan tersebut memiliki dua tujuan utama, yakni meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mata di era digital, terutama pada anak-anak sekolah dasar, sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Karena kegiatan ini memperhatikan kesehatan mata di era digital, khususnya anak SD, dan membantu sesama yang membutuhkan, sebab itu semuanya tanpa membayar,” ujar Syarifah Sukeinah Assegaf.

Kegiatan tersebut bukan kali pertama digelar. Program pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis itu telah berjalan selama tiga tahun berturut-turut sebagai bagian dari kegiatan sosial di bidang kesehatan yang dilakukan Muslimah ABI dan DPD ABI Surabaya.
Pemeriksaan dipimpin dokter spesialis mata, dr. Farizta Sukainah, Sp.M., sementara penyediaan dan penanganan kacamata dilakukan Dani bersama tim optik. Keduanya merupakan bagian dari komunitas Ahlulbait Surabaya yang turut memberikan keahlian mereka dalam kegiatan sosial tersebut.
Selain melakukan pemeriksaan, dr. Farizta juga memberikan edukasi kepada peserta, terutama orangtua dan anak-anak, mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata di tengah meningkatnya penggunaan gawai.
Ia mengingatkan bahwa gangguan refraksi seperti mata minus, plus, maupun silinder juga dapat ditemukan pada anak usia sekolah. Karena itu, penggunaan perangkat digital perlu diimbangi dengan kebiasaan yang dapat mengurangi kelelahan mata.
“Setiap kali melihat layar gawai selama 20 menit, istirahatkan mata selama minimal 20 detik dengan cara melihat objek sejauh 20 kaki atau sekitar 6 meter,” ujar dr. Farizta menjelaskan prinsip 20-20-20.
Menurut dia, kebiasaan tersebut dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk memberikan waktu istirahat bagi mata, terutama bagi anak-anak yang menggunakan gawai dalam aktivitas sehari-hari.
Kegiatan sosial tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin M. Taufiqurrahman, kemudian dilanjutkan sambutan perwakilan Divisi Sosial Muslimah ABI Surabaya, Syarifah Fathimah Tuzzahro. Rangkaian acara juga diisi doa yang dipimpin Wakil Ketua DPD ABI Surabaya, H. Kasanan.

Pelaksanaan kegiatan didukung sejumlah pihak, termasuk para donatur, lembaga Dana Mustadhafin, serta Resto Dhin Aju sebagai lokasi kegiatan.
Bagi DPD ABI dan Muslimah ABI Surabaya, kegiatan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan sosial yang dapat dirasakan langsung masyarakat. Kegiatan itu sekaligus menjadi momentum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW melalui aksi kepedulian di bidang kesehatan.
Program serupa diharapkan dapat terus dilanjutkan sehingga semakin banyak masyarakat, khususnya anak-anak, memperoleh akses pemeriksaan kesehatan mata dan edukasi mengenai pentingnya menjaga penglihatan.

