Ikuti Kami Di Medsos

Daerah

DPD ABI Majalengka Evaluasi Program dan Dorong Pengurus Lebih Mandiri

Published

on

MAJALENGKA, 23 September 2026 — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ahlulbait Indonesia (ABI) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menggelar rapat pengurus untuk mengevaluasi perkembangan program kerja sekaligus mendorong setiap divisi lebih mandiri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Rapat yang diikuti delapan pengurus tersebut berlangsung di Sekretariat DPD ABI Kabupaten Majalengka, Desa Ciborelang, Kecamatan Jatiwangi, Sabtu (19/9/2026), pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

Dalam rapat tersebut, setiap divisi menyampaikan perkembangan program kerja masing-masing, mulai dari kegiatan yang telah terlaksana hingga program yang masih menghadapi kendala di lapangan. Penyampaian laporan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk menentukan langkah selanjutnya.

Ketua DPD ABI Kabupaten Majalengka, Ustaz Diding Sudirman, meminta seluruh pengurus tidak menjadikan rapat sebagai agenda formalitas. Menurut dia, rapat harus menjadi ruang untuk mengetahui perkembangan setiap divisi sekaligus menemukan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi.

Ia juga mendorong setiap pengurus untuk berinisiatif dan mandiri dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT).

“Semua pengurus agar bisa berinisiatif dan mandiri dalam melaksanakan tupoksinya masing-masing sesuai dengan RKAT, sehingga setiap aktivitas tidak selalu menunggu instruksi dari ketua,” ujar Ustaz Diding dalam rapat tersebut.

Ustaz Diding juga mengingatkan agar divisi tidak berhenti menjalankan kegiatan hanya karena target yang tercantum dalam RKAT telah tercapai. Menurutnya, setiap divisi tetap dapat mengembangkan kegiatan lain yang dinilai bermanfaat dan sesuai dengan tugasnya.

“Jangan berhenti aktivitas jika target RKAT sudah tercapai. Setiap divisi bisa melaksanakan kegiatan lain yang dianggap maslahat sesuai tupoksinya,” katanya.

Dalam pembahasan setiap laporan, Ustaz Diding turut memberikan tanggapan dan arahan terhadap program yang telah maupun belum berjalan. Untuk divisi yang masih mengalami kendala atau belum melaksanakan kegiatan, ia mendorong adanya kolaborasi dengan divisi lain.

Salah satu contoh yang disampaikan adalah kerja sama antara divisi organisasi dan kaderisasi untuk mengadakan kegiatan upgrading pengurus. Kolaborasi tersebut dinilai dapat menjadi alternatif agar program tetap berjalan sekaligus melibatkan lebih banyak unsur organisasi.

Selain evaluasi program, Ustaz Diding meminta seluruh divisi mulai mempersiapkan laporan tahunan. Hal tersebut dilakukan mengingat tahun 2026 memasuki periode akhir dan setiap divisi perlu memiliki catatan mengenai program yang telah dilaksanakan, kendala yang dihadapi, serta hasil yang dicapai.

“Jangan menjadikan setiap rapat sebagai formalitas belaka. Rapat harus menjadi sarana penyampaian progres report setiap divisi, saling mengoreksi antar-divisi, dan sebagai acuan pelaksanaan kegiatan ke depan supaya lebih baik,” ujar Ustaz Diding.

Rapat kemudian ditutup dengan shalat Dzuhur berjamaah. Bagi DPD ABI Kabupaten Majalengka, evaluasi tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk memperbaiki pelaksanaan program sekaligus memperkuat kemandirian setiap divisi dalam menjalankan agenda organisasi.

Continue Reading