Daerah
ABI Kota Malang Perkuat Kolaborasi Pendidikan Bersama BSPP Pelita Hidayah

Malang, 18 Mei 2026 — Badan Standardisasi Pengelolaan Pendidikan (BSPP) Yayasan Pelita Hidayah Malang menggelar kegiatan silaturahmi bersama sejumlah elemen organisasi berbasis komunitas pada Sabtu (16/5). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog dan penguatan kolaborasi antarlembaga dalam bidang pendidikan, sosial, dan pengembangan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dewan Pimpinan Daerah Ahlulbait Indonesia (DPD ABI) Kota Malang, Pimpinan Cabang (Pimcab) Muslimah ABI Kota Malang, Pandu Kota Malang, Pimwil Pandu, ABI Responsif, dan Majelis Taklim Fathimiyah Malang.
Baca juga: ABI Malang Perkuat Sinergi Budaya Lewat Silaturahmi dengan Dalang Nasional
Dalam sambutannya, Ketua BSPP Yayasan Pelita Hidayah, Dr. Dhiah Saptorini, S.E., M.Pd., yang akrab disapa Rini, memaparkan perjalanan Sekolah Akhlak Al-Kautsar yang telah berdiri sejak 1999. Ia menjelaskan berbagai dinamika yang dihadapi selama membangun lembaga pendidikan tersebut, termasuk tantangan berupa persaingan yang tidak sehat di dunia pendidikan.
Rini juga menjelaskan identitas Sekolah Akhlak Al-Kautsar yang menempatkan pendidikan karakter sebagai fondasi utama, sebagaimana tercermin dalam slogan sekolah:
“Bebas Radikalisme dan Intoleransi”
Menurutnya, pendekatan pendidikan di Al-Kautsar berangkat dari prinsip memanusiakan manusia dan menghargai potensi unik setiap peserta didik.
“Yang membedakan kami secara mendasar adalah kami mendidik dengan memanusiakan manusia. Dengan semangat ini, peserta didik merasa lebih dihargai, bukan hanya didorong untuk unggul dalam nilai pelajaran. Sebab, setiap anak memiliki keistimewaannya sendiri,” ujarnya.
Selain bergerak di bidang pendidikan, Yayasan Pelita Hidayah juga memiliki fokus pengembangan di bidang ekonomi dan kesehatan sebagai bagian dari penguatan pelayanan sosial masyarakat.

Ustadz Segaf Abdillah as-Segaf (dok. ABI)
Baca juga: DPD ABI Malang Bersama Perhutani dan Komunitas Lingkungan Hijaukan Lereng Arjuna–Welirang
Menanggapi pemaparan tersebut, Ketua DPD ABI Kota Malang, Ustadz Segaf Abdillah, menyampaikan apresiasinya terhadap konsep pendidikan berbasis akhlak yang diterapkan Sekolah Al-Kautsar. Menurutnya, pendidikan akhlak harus dibangun melalui keteladanan dan pembentukan karakter secara menyeluruh.
“Sistem pendidikan berbasis akhlak menitikberatkan pada keteladanan, selain pengembangan kognitif dan mental anak didik. Keprihatinan orang tua terhadap moralitas anak membuat mereka menaruh harapan besar pada pendidikan berbasis akhlak. Sekolah yang mampu melahirkan peserta didik berkarakter, seperti Al-Kautsar di Malang, layak menjadi alternatif utama di tengah beragam model pendidikan lainnya,” katanya.
Ia juga menegaskan kesiapan DPD ABI Kota Malang untuk menjalin kerja sama dengan Yayasan Pelita Hidayah, khususnya dalam bidang pendidikan dan strategi tindak lanjut kaderisasi organisasi.
“DPD ABI Kota Malang siap menjalin kerja sama dengan Yayasan Pelita Hidayah, khususnya dalam bidang pendidikan dan strategi tindak lanjut kaderisasi anggota organisasi,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, Dr. Dhiah Saptorini menyambut baik peluang kolaborasi dengan berbagai organisasi komunitas. Ia menegaskan bahwa salah satu tujuan utama pendidikan akhlak adalah membangun budaya kerja sama dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Baca juga: ABI Kabupaten Malang Bentuk Koperasi BAZARA untuk Perkuat Ekonomi Umat
Di penghujung penyampaiannya, Dr. Dhiah Saptorini menegaskan bahwa arah utama pendidikan akhlak yang dikembangkan lembaganya bertumpu pada tiga nilai fundamental, yakni budaya saling menghargai, semangat kolaborasi, dan kepedulian sosial sebagai fondasi pembentukan karakter generasi masa depan.
Agenda silaturahmi dan dialog tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, mencerminkan semangat keterhubungan antarkomunitas dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih humanis dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai sosial. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. [ABI Kota Malang]
Baca juga: TOT ABI Responsif Cetak 15 Instruktur Diklatsar di Malang







