Ikuti Kami Di Medsos

Daerah

ABI Lumajang Perkuat Program Ekonomi Kerakyatan dan Konsolidasi Organisasi

Published

on

Rapat pengurus ABI Lumajang untuk mengembangkan ekonomi produktif lewat budidaya pisang raja kresek pada Jumat (8/5). (Dok. ABI)

Lumajang, 12 Mei 2026 — Dewan Pimpinan Daerah Ahlulbait Indonesia Kabupaten Lumajang memfokuskan rapat rutin dua bulanan pada evaluasi efektivitas program kerja 2026, penguatan koordinasi lintas divisi, serta pengembangan program ekonomi produktif berbasis masyarakat.

Forum yang digelar pada Jumat (8/5), itu juga membahas arah konsolidasi organisasi setelah sejumlah program sosial, silaturahmi, dan pemberdayaan ekonomi mulai berjalan dalam dua bulan terakhir.

Rapat dipimpin Sekretaris DPD ABI Lumajang, Ali Zainal Abidin, dan dihadiri pengurus harian serta perwakilan divisi organisasi. Dalam pembahasan internal, masing-masing divisi menyampaikan perkembangan program, hambatan pelaksanaan di lapangan, hingga kebutuhan penguatan koordinasi antarsektor agar agenda organisasi berjalan lebih efektif.

Ketua DPD ABI Lumajang, Khusaeri, menilai soliditas internal menjadi faktor utama dalam menjaga kesinambungan program organisasi. Menurut dia, seluruh divisi harus bergerak dalam pola kerja yang saling terhubung, terutama dalam menjalankan program sosial, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga: DPD ABI Surabaya Bahas Kantor Sekretariat Bersama di Rapat Evaluasi

“ABI tumbuh karena kekompakan. Seluruh divisi harus saling menopang agar program organisasi berjalan kuat dan berkelanjutan,” ujar Khusaeri dalam rapat tersebut.

Selain mengevaluasi program internal, forum juga membahas penguatan hubungan antarorganisasi Ahlulbait di Lumajang melalui agenda silaturahmi kepada sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi keagamaan dan sosial.

Salah satu agenda yang mendapat apresiasi pengurus ialah kunjungan silaturahmi kepada Ketua PD IJABI Kabupaten Lumajang, Gus Abdul Hamid. Pertemuan itu dinilai membuka ruang komunikasi yang lebih cair dan memperkuat sinergi antarlembaga dalam kegiatan sosial dan pelayanan kemasyarakatan.

Pengurus menilai pendekatan dialog dan silaturahmi menjadi langkah penting untuk membangun hubungan yang lebih harmonis di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi program keummatan di tingkat daerah.

Di bidang ekonomi, rapat turut menyoroti perkembangan program budidaya pisang raja kresek yang dijalankan Divisi Pemberdayaan Ekonomi. Program tersebut berkembang dari sekitar 40 pohon menjadi 154 pohon di lahan seluas kurang lebih 1.500 meter persegi.

Baca juga: Bertambah Hampir 4 Kali Lipat, ABI Lumajang Kini Kelola 154 Pohon Pisang Raja Kresek

Pengembangan budidaya itu dipandang sebagai salah satu capaian konkret organisasi dalam membangun pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Selain diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi anggota, program tersebut juga diproyeksikan menjadi model usaha produktif yang dapat melibatkan masyarakat sekitar.

Melalui rapat rutin ini, DPD ABI Lumajang berupaya memastikan seluruh program organisasi tidak berhenti pada agenda administratif, tetapi mampu berjalan terukur dan memberi dampak langsung bagi masyarakat. []

Baca juga: Silaturahmi DPD ABI Kota Malang ke Dewan Pakar, Bahas Geopolitik hingga Tantangan Pemuda di Era Digital