Kegiatan ABI
Milad Sayyidah Zainab a.s., Muslimah ABI Serempak Kunjungi Lembaga Disabilitas di Berbagai Daerah

Jakarta, 25 Oktober 2026 – Kepedulian menemukan maknanya ketika menjelma menjadi tindakan nyata: melalui kepercayaan, kesempatan, dan ruang bagi setiap manusia untuk mengembangkan potensi serta membangun kemandirian.
Semangat tersebut mewarnai peringatan Milad Sayyidah Zainab a.s. yang diselenggarakan Muslimah Ahlulbait Indonesia (Muslimah ABI) pada 17–24 Oktober 2026. Dalam momentum ini, Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, dan Hukum (Sosekbudhum) bekerja sama dengan Bidang Perempuan, Anak, dan Keluarga (Perak) Muslimah ABI menggelar berbagai kegiatan sosial secara serempak di tingkat Pimpinan Nasional (Pimnas), Pimpinan Wilayah (Pimwil), hingga Pimpinan Cabang (Pimcab).
Di tingkat nasional, Pimnas Muslimah ABI mengadakan kunjungan ke Kopi Kamu, sebuah kedai kopi yang memberikan kesempatan kerja kepada anak-anak penyandang Down syndrome. Sementara itu, Pimwil dan Pimcab menyelenggarakan berbagai kegiatan di wilayah dan cabang masing-masing, termasuk kunjungan ke komunitas dan lembaga disabilitas.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peringatan Milad Sayyidah Zainab a.s. tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang perjumpaan dan kepedulian. Inisiatif ini merupakan wujud perhatian Muslimah ABI terhadap pemberdayaan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, sekaligus upaya meneguhkan penghormatan terhadap martabat setiap individu.

Dari Kopi Kamu hingga berbagai daerah, Muslimah ABI menghadirkan kepedulian melalui kunjungan dan penguatan nilai inklusivitas.
Kunjungan Pimnas ke Kopi Kamu, misalnya, menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana kepercayaan, kesempatan, dan lingkungan yang inklusif dapat mendukung penyandang disabilitas dalam mengembangkan potensi serta membangun kemandirian.
Ketua Pimnas Muslimah ABI, Ustadzah Hayati Mohammad, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan ikhtiar untuk menghadirkan nilai-nilai keteladanan Sayyidah Zainab a.s. dalam kehidupan melalui tindakan nyata.
“Melalui kunjungan dalam rangka Milad Sayyidah Zainab a.s. ini, kami ingin belajar bahwa memuliakan manusia bukan hanya melalui kata-kata, tetapi juga dengan memberikan kesempatan, kepercayaan, dan ruang untuk tumbuh,” ungkapnya.
Baca juga: Muslimah ABI Kota Pasuruan Ajak Siswa SLBN 1 Teladani Sayyidah Zainab
Ustadzah Hayati berharap momentum Milad Sayyidah Zainab a.s. tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menumbuhkan kepedulian, memperkuat penghormatan terhadap martabat manusia, serta mendorong langkah konkret dalam pemberdayaan masyarakat.
Menumbuhkan Harapan, Menghargai Potensi Anak
Kepedulian terhadap penyandang disabilitas juga tidak terlepas dari peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Dalam kesempatan yang sama, Ustadzah Hayati menyampaikan pesan kepada para orang tua agar senantiasa memelihara harapan dan memberikan ruang bagi potensi setiap anak untuk berkembang.
“Setiap anak memiliki keistimewaan dan proses perkembangan masing-masing. Dampingi mereka dengan cinta, kesabaran, dan ketulusan. Jangan membandingkan mereka dengan anak-anak lain, tetapi hargai setiap kemajuan kecil dan berikan kesempatan kepada mereka untuk belajar, mencoba, serta membangun kemandirian,” pesannya.
Pesan tersebut mengingatkan bahwa setiap anak memiliki proses pertumbuhan yang patut dihargai. Pendampingan yang penuh cinta, kesabaran, dan ketulusan, disertai kesempatan untuk belajar dan mencoba, menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuhnya kepercayaan diri dan kemandirian.
Baca juga: Muslimah ABI Jepara Ikut “Ngopeni Sing Ora Kopen” di RPS DM Waluyotomo
Melalui rangkaian kegiatan di tingkat nasional dan daerah, Muslimah ABI berharap kepedulian terhadap penyandang disabilitas semakin meluas dan berkelanjutan. Inisiatif ini juga diharapkan menginspirasi Muslimah di seluruh Indonesia, khususnya Muslimah ABI, untuk turut membangun lingkungan yang inklusif serta menghormati hak, potensi, dan martabat setiap individu.
Berangkat dari semangat keteladanan Sayyidah Zainab a.s., Muslimah ABI menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebab, kepedulian menemukan makna sejatinya ketika hadir bukan hanya sebagai pesan, melainkan juga sebagai tindakan yang membuka kesempatan bagi sesama untuk tumbuh, berkarya, dan menjalani kehidupan dengan bermartabat. []
Baca juga: Muslimah ABI Bondowoso Kenalkan Keteladanan Sayyidah Zainab kepada Siswa SMALB







