Internasional
Iran Hormati Keputusan Indonesia Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump
Jakarta, 24 Januari 2026 — Pemerintah Republik Islam Iran menanggapi keputusan Indonesia untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Iran menyatakan menghormati keputusan Presiden RI Prabowo Subianto, meski Teheran tidak sependapat dengan pembentukan dewan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, pada 22 Januari, di Kediaman Resmi Duta Besar Republik Islam Iran, Jl. Madiun No. 1, Menteng, Jakarta Pusat. Boroujerdi menegaskan setiap negara berhak penuh menentukan kebijakan luar negeri berdasarkan kepentingan nasionalnya masing-masing, termasuk Indonesia.
“Keputusan Indonesia untuk bergabung merupakan keputusan berdaulat dan tidak dapat dicampuri pihak lain,” kata Boroujerdi.
Boroujerdi juga memastikan langkah Indonesia tersebut tidak akan memengaruhi hubungan diplomatik Iran–Indonesia yang telah terjalin selama puluhan tahun. Menurutnya, hubungan bilateral kedua negara akan tetap berjalan baik meski terdapat perbedaan pandangan dalam sejumlah isu global.
Ia menambahkan, keputusan Indonesia tersebut terkait pihak ketiga dan tidak semestinya berdampak langsung terhadap hubungan Indonesia dengan Iran.
Terkait sikap Iran atas pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, Boroujerdi menilai dewan tersebut tidak akan efektif selama pendudukan Israel atas wilayah Palestina masih berlangsung. Teheran, kata dia, menolak berada di pihak mana pun yang mengakui keberadaan rezim Zionis Israel. [HMP/ABI]
Baca juga : Dua Warga Sipil Tewas dalam Serangan Israel di Gaza di Tengah Pelanggaran Gencatan Senjata
