Ikuti Kami Di Medsos

Nasional

Ketua DPW ABI DKI Jakarta Soroti Dampak Konflik Global dan PR Konsolidasi Internal

Published

on

Halal Bihalal Dewan Syura ABI di Islamic Cultural Center Jakarta, 11 April 2026. (Dok. ABI)

Jakarta, 12 April 2026 — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ahlulbait Indonesia (ABI) DKI Jakarta, Sayyid Anis Al-Jufri, menilai konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel membawa dampak luas yang melampaui aspek militer, terutama pada sektor ekonomi global. Pandangan itu disampaikan dalam forum diskusi usai Halal Bihalal Dewan Syura ABI di Islamic Cultural Center Jakarta, 11 April 2026.

Sayyid Anis melihat eskalasi konflik di kawasan tersebut berpotensi memicu efek sistemik terhadap perekonomian dunia. Ketergantungan global pada energi fosil, khususnya minyak, membuat setiap ketegangan di kawasan produsen energi langsung dirasakan banyak negara. Tekanan pada rantai pasok energi dinilai mempersempit ruang gerak ekonomi dan meningkatkan beban hidup masyarakat.

Dalam konteks ini, ia menekankan pentingnya peran informasi. ABI didorong untuk aktif menyampaikan perkembangan global melalui kanal resmi, termasuk situs web organisasi, agar publik memperoleh informasi yang lebih luas dan berimbang.

Di sisi internal, Sayyid Anis menyoroti kondisi komunitas Syiah di Indonesia yang masih beragam dalam pandangan serta tingkat kedekatan dengan kepemimpinan organisasi. Keragaman tersebut dinilai memengaruhi soliditas gerakan.

Menurut Sayyid Anis, kondisi itu perlu direspons melalui penguatan program kajian dan pembinaan. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan komitmen serta kedekatan anggota terhadap struktur kepemimpinan, seiring kebutuhan memperkuat konsolidasi internal di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Penguatan konsolidasi dan pengelolaan informasi, dalam kerangka itu, menjadi langkah yang berjalan beriringan di tengah tekanan eksternal yang terus meningkat. []