Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Ulama Sunni Iran Peringatkan Warga Kurdi agar Tidak Terjebak Skenario AS

Published

on

Mamotsa Iqbal Bahmani, ulama Sunni senior sekaligus anggota Expediency Discernment Council. (Foto: Press TV)

Ahlulbait Indonesia | 17 Maret 2026 — Ulama Sunni senior Iran memperingatkan komunitas Kurdi di negara tersebut agar tidak terjebak dalam kebijakan Amerika Serikat yang memecah belah kawasan. Peringatan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan regional dan konflik militer di Timur Tengah.

Tokoh tersebut adalah Mamotsa Iqbal Bahmani, ulama Sunni senior sekaligus anggota Expediency Discernment Council. Pernyataan itu disampaikan Senin (16/3/2026) dan dilaporkan oleh Press TV.

Bahmani memperingatkan warga Kurdi agar tidak menaruh kepercayaan pada kebijakan Washington di kawasan.

“Setelah bertahun-tahun berkolaborasi dengan AS, Kurdi di Suriah dan Irak akhirnya menjadi korban kebijakan AS. Ini menunjukkan Washington hanya mengejar kepentingannya sendiri. Kurdi di Iran tidak akan pernah mengulangi pengalaman seperti itu,” kata Bahmani.

Menurutnya, hubungan Amerika Serikat dengan komunitas Kurdi di kawasan menunjukkan pola kebijakan yang berubah sesuai kepentingan strategis Washington. Ia menilai pengalaman di Suriah dan Irak menjadi pelajaran penting bagi komunitas Kurdi di Iran.

Bahmani juga menyinggung konflik di Irak dan Suriah yang melibatkan kelompok ISIS. Ia menyebut kebijakan Amerika Serikat ikut membuka ruang bagi munculnya kelompok tersebut, yang kemudian menimbulkan kekerasan terhadap warga Kurdi di wilayah Shingal dan Kirkuk.

Dalam pernyataan tersebut, Bahmani juga menyinggung dinamika politik Iran setelah perubahan kepemimpinan nasional. Ia menggambarkan kepemimpinan Ayatullah Mojtaba Khamenei sebagai sumber harapan bagi rakyat Iran dan menilai kewaspadaan nasional berperan dalam menggagalkan berbagai tekanan eksternal.

Ulama tersebut juga memperingatkan potensi upaya memicu perpecahan sektarian di kawasan. Menurutnya, komunitas Kurdi Iran selama ini menunjukkan dukungan terhadap stabilitas nasional serta integritas wilayah negara.

“Komunitas Kurdi di Iran berkali-kali menunjukkan dukungan terhadap Revolusi Islam dan integritas teritorial Iran pada saat-saat penting,” kata Bahmani.

Pada bagian akhir pernyataannya, Bahmani memuji kemampuan Angkatan Bersenjata Iran dalam menghadapi tekanan militer dari negara-negara besar.

“Rudal Iran kini menghantam pangkalan militer AS di kawasan serta sejumlah kota di wilayah Israel,” ujarnya. []