Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Pesan Pasukan Quds IRGC kepada AS-Israel: “Mulai Sekarang, Kalian Tidak Akan Aman di Mana Pun”

Published

on

Ahlulbait Indonesia | 3 Maret 2026 – Pasukan Quds dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengeluarkan pernyataan keras yang ditujukan kepada Amerika Serikat dan Israel. Unit elite Iran itu menegaskan operasi perlawanan akan terus berlanjut dan memperingatkan, “Mulai sekarang, kalian tidak akan aman di mana pun.”

Laporan Al-Alam pada Selasa (3/3/2026) menyebut pernyataan tersebut dirilis sebagai respons atas serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran.

Dalam pernyataannya, Pasukan Quds menilai serangan tersebut melanggar hukum internasional dan mengabaikan nilai kemanusiaan dengan menarget pemimpin Revolusi Islam, Ayatullah Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat dan warga Iran.

“Republik Islam Iran dan Front Perlawanan saat ini mewakili pohon yang baik dan kuat,” bunyi pernyataan tersebut. Pasukan Quds menegaskan tekanan dan kerugian tidak melemahkan barisan mereka, justru memperkuat tekad perlawanan.

Atas nama para pemimpin dan pejuang Front Perlawanan, Pasukan Quds menyatakan komitmen untuk melanjutkan konfrontasi. “Imam kami, kami berkomitmen pada janji yang telah kami buat kepada Anda. Hari ini, setelah musuh melanggar semua batasan kemanusiaan dan hukum internasional, kami menganggapnya sebagai kewajiban yang sah untuk terus berjuang dengan segenap kekuatan kami,” tulis pernyataan itu.

Mereka juga menegaskan, “Kami akan membuka pintu api bagi mereka dan tidak akan berhenti sampai musuh dikalahkan.”

Bagian paling tegas dari pernyataan tersebut berbunyi, “Musuh harus tahu bahwa masa-masa bahagia mereka telah berakhir, dan mereka tidak akan aman di mana pun di dunia, bahkan di rumah mereka sendiri.”

Di akhir pernyataan, Pasukan Quds menyampaikan pesan kepada umat Islam dan pendukung gerakan Perlawanan global. Mereka menyebut perjuangan akan berlanjut sampai “kesombongan global dan Zionisme internasional” dihapus, serta berjanji membalas setiap tindakan penindasan. [HMP/ABI]