Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Pejabat Iran kepada Reuters: Serangan Apa Pun akan Dibalas dengan “Perang Habis-habisan”

Published

on

Pejabat Iran kepada Reuters: Serangan Apa Pun akan Dibalas dengan “Perang Habis-habisan”

Ahlulbait Indonesia, 24 Januari 2026 — Seorang pejabat senior Iran memperingatkan bahwa Teheran akan menganggap setiap serangan terhadap Iran sebagai “perang habis-habisan.” Peringatan itu disampaikan di tengah meningkatnya kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan.

Mengutip Al Mayadeen, Sabtu (24/1/2026), pejabat tersebut menyampaikan pernyataan itu dalam wawancara dengan Reuters. Dalam keterangannya, Iran disebut berada pada tingkat kesiapan penuh untuk menghadapi berbagai kemungkinan.

Pejabat itu menyatakan harapannya agar penambahan kekuatan militer AS tidak diarahkan pada konfrontasi langsung. Namun, ia menegaskan angkatan bersenjata Iran telah menyiapkan diri untuk skenario terburuk, dengan kesiapan yang diklaim telah mencapai level puncak.

“Kali ini Iran akan memperlakukan serangan apa pun, baik terbatas maupun luas, presisi maupun kinetik, atau bentuk apa pun sebagai perang habis-habisan,” ujarnya. Pejabat tersebut menambahkan, respons Teheran akan dilakukan “dengan cara yang paling keras.”

Dalam wawancara yang sama, pejabat itu menegaskan setiap pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Iran akan dibalas, tanpa merinci bentuk respons yang dimaksud.

Baca juga : Dua Warga Sipil Tewas dalam Serangan Israel di Gaza di Tengah Pelanggaran Gencatan Senjata

Menurutnya, negara yang terus berada di bawah ancaman militer “tidak punya pilihan selain memastikan seluruh kemampuannya digunakan untuk merespons,” sekaligus menjaga keseimbangan terhadap pihak mana pun yang berani menyerang Iran.

Pernyataan tersebut sejalan dengan sikap yang disampaikan Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayor Jenderal Mohammad Pakpour pada Kamis. Pakpour menyatakan bahwa “tangan sudah berada di pelatuk,” dan kesiapan militer Iran berada pada tingkat tertinggi dibandingkan periode sebelumnya. Dalam pernyataan itu, Pakpour juga menegaskan kesiapan penuh melaksanakan arahan Pemimpin Tertinggi Angkatan Bersenjata Iran, Ayatullah Ali Khamenei.

Dalam beberapa hari terakhir, Iran kembali menghadapi ancaman aksi militer dari Amerika Serikat dan Israel, di tengah sanksi yang masih diberlakukan.

Presiden AS Donald Trump, pada Kamis, menyatakan Amerika Serikat memiliki armada yang bergerak menuju Iran. “Saya harap saya tidak perlu menggunakannya,” kata Trump.

Pernyataan itu muncul bersamaan dengan rencana kedatangan kelompok kapal induk AS dan sejumlah aset militer lain ke kawasan Asia Barat dalam beberapa hari mendatang. [HMP/Al Mayadeen]

Baca juga : Komandan CENTCOM Kunjungi Israel di Tengah Penguatan Militer AS di Timur Tengah