Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Kurdi Suriah Ingatkan Kurdi Iran: Jangan Percaya Janji AS-Israel

Published

on

Media Israel melaporkan kelompok Kurdi Suriah memperingatkan Kurdi Iran agar tidak mudah percaya pada janji dukungan Amerika Serikat dan Israel. (Foto: AFP)

Ahlulbait Indonesia | 17 Maret 2026 — Media Israel melaporkan kelompok Kurdi Suriah memperingatkan Kurdi Iran agar tidak mudah percaya pada janji dukungan Amerika Serikat dan Israel. Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan kawasan serta pengalaman kekecewaan terhadap Washington.

Melansir Al Mayadeen, Selasa (17/3/2026), laporan tersebut mengungkap kekhawatiran di kalangan Kurdi terkait tawaran dukungan militer dari Amerika dan Israel, terutama jika mendorong eskalasi konflik di Iran.
“Ada alasan bagi kelompok Kurdi untuk waspada terhadap janji dukungan militer Amerika-Israel jika hal itu memicu pemberontakan bersenjata di Iran,” tulis media Israel.

Laporan itu juga menyoroti rekam jejak hubungan Kurdi dengan Amerika Serikat yang dinilai tidak konsisten. Pengalaman ditinggalkan pada momen krusial masih membekas dan memengaruhi sikap politik saat ini.

Sejumlah warga Kurdi Suriah menyampaikan pesan langsung kepada Kurdi Iran.
“Warga Kurdi Iran tidak seharusnya bersekutu dengan Amerika, karena mereka pada akhirnya akan ditinggalkan,” kata seorang warga dalam laporan tersebut.

Perkembangan ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah berkomunikasi dengan tokoh Kurdi di Iran dan mendorong langkah ofensif terhadap pemerintah Republik Islam.

Sebagai respons, Teheran mengumumkan telah melancarkan serangan awal terhadap kelompok separatis bersenjata di wilayah barat Iran. Langkah ini disebut sebagai upaya pencegahan terhadap potensi ancaman keamanan.

Laporan tersebut mencerminkan dinamika baru di kawasan. Kepercayaan terhadap sekutu eksternal kini menjadi faktor kunci dalam kalkulasi politik kelompok lokal. []