Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Dubes Iran Sampaikan Terima Kasih ke Indonesia, Buka Jalur Bantuan Kemanusiaan

Published

on

Iran Hormati Keputusan Indonesia Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump
Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada pemerintah serta seluruh masyarakat Indonesia atas solidaritas dan dukungan yang diberikan kepada rakyat Iran. (Foto; Detiknews)

Jakarta, 18 Maret 2026 — Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada pemerintah serta seluruh masyarakat Indonesia atas solidaritas dan dukungan yang diberikan kepada rakyat Iran.

Dalam pesan resminya yang diterima Media ABI, Rabu (18/3), Dubes Iran menegaskan bahwa perhatian dan empati dari bangsa Indonesia menjadi sumber kekuatan moral yang sangat berarti bagi rakyat Iran.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia atas solidaritas, dukungan, dan perhatian yang diberikan kepada rakyat Iran di tengah situasi yang sulit ini. Dukungan tersebut menjadi sumber kekuatan moral yang sangat berarti bagi kami,” ujar Mohammad Boroujerdi.

Ia juga mengapresiasi berbagai bentuk dukungan yang terus mengalir sebagai wujud nyata persaudaraan antarbangsa.

Dalam pernyataannya, Mohammad Boroujerdi turut mengumumkan pembukaan jalur bantuan kemanusiaan. Masyarakat Indonesia yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan donasi melalui rekening resmi berikut:

Bank BRI
No. Rekening: 020601002438302
Atas Nama: Embassy of the Islamic Republic

“Sebagai bentuk kepedulian bersama, kami membuka jalur bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkontribusi. Donasi dapat disalurkan melalui rekening resmi Kedutaan Besar Republik Islam Iran, agar bantuan dapat diterima secara tepat dan efektif oleh pihak yang membutuhkan,” lanjutnya.

Selain pernyataan tertulis, Dubes Iran juga menyampaikan keterangan secara langsung. Ia mengungkapkan bahwa sejak 28 Februari lalu, Iran mengalami serangan yang disebutnya sebagai agresi brutal, yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Sejak 28 Februari, negara kami berada di bawah serangan. Rumah-rumah warga terus dibombardir, dan berbagai fasilitas seperti sekolah, universitas, pusat budaya, hingga infrastruktur menjadi sasaran,” ungkapnya.

Ia juga menyebut bahwa serangan tersebut telah melampaui batas-batas etika internasional, termasuk menyerang warga sipil dan lingkungan hidup.

“Kami melihat tidak ada lagi batas moral yang dihormati. Serangan menyasar anak-anak, masyarakat sipil, hingga lingkungan hidup kami,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Mohammad Boroujerdi juga mengungkapkan rasa haru atas dukungan besar dari masyarakat Indonesia.

“Dukungan dari masyarakat Indonesia sangat luar biasa, mulai dari doa, karangan bunga, surat, hingga kehadiran langsung ke kedutaan. Jumlahnya sangat banyak, dan kami benar-benar berterima kasih atas semua itu,” ujarnya.

Terkait perkembangan konflik, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan negosiasi dalam kondisi saat ini.

“Kami tidak akan melakukan negosiasi dengan pihak yang telah dua kali menyerang kami saat proses perundingan berlangsung. Tidak ada jaminan hal itu tidak akan terulang,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa konflik akan terus berlanjut hingga ada jaminan keamanan yang jelas bagi Iran.

“Perang ini akan terus berlangsung sampai pihak lawan menyadari kesalahannya dan ada jaminan bahwa serangan tidak akan terulang kembali. Untuk saat ini, tidak ada gencatan senjata maupun negosiasi,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Dubes Iran kembali mengingatkan masyarakat agar menyalurkan bantuan hanya melalui jalur resmi yang telah ditetapkan.

“Kami mengimbau agar bantuan disalurkan melalui rekening resmi yang telah kami umumkan. Mohon tidak memberikan bantuan secara terpisah atau melalui pihak yang tidak jelas,” pungkas Mohammad Boroujerdi.

Pesan tersebut ditutup dengan harapan agar semangat kemanusiaan, persaudaraan, dan solidaritas antara Indonesia dan Iran terus terjaga dan semakin kuat di masa mendatang. []