Internasional
Cooper dan Al-Sharaa Bahas De-eskalasi dengan SDF serta Dukungan Pemindahan Tahanan ISIS
Ahlulbait Indonesia, 22 Januari 2026 — Komando Pusat Amerika Serikat dan pemerintah sementara Suriah membahas upaya de-eskalasi ketegangan di Damaskus, kepatuhan terhadap gencatan senjata dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF), serta koordinasi pemindahan tahanan ISIS. Pembahasan ini berlangsung di tengah laporan korban jiwa meski gencatan senjata telah diberlakukan.
Mengutip laporan Al‑Mayadeen pada Kamis, 22 Januari 2026, juru bicara Komando Pusat Amerika Serikat, Tim Hawkins, mengatakan bahwa komandan Komando Pusat AS Brad Cooper telah berbicara dengan Perdana Menteri sementara Suriah Ahmed al‑Sharaa pada Rabu, terkait ketegangan yang sedang berlangsung di Damaskus.
Baca juga : Badan Keamanan Iran Laporkan Ribuan Korban dalam Kerusuhan yang Dipimpin AS dan Israel
Dalam pernyataannya, Hawkins menyebutkan bahwa pembicaraan tersebut menekankan pentingnya pasukan pemerintah mematuhi gencatan senjata dengan Pasukan Demokratik Suriah, serta mendukung koordinasi dalam proses pemindahan tahanan ISIS dari Suriah.
Sementara itu, Saluran Berita Suriah melaporkan pada Rabu malam, 11 orang tewas dan 25 lainnya terluka dalam serangan yang dikaitkan dengan SDF. Insiden tersebut terjadi setelah gencatan senjata selama empat hari mulai berlaku pada Selasa, sebagai bagian dari upaya mengintegrasikan anggota SDF ke dalam lembaga-lembaga negara.
Di tengah situasi keamanan yang masih rapuh, Komando Pusat AS juga mengumumkan peluncuran misi baru untuk memindahkan tahanan ISIS dari Suriah timur laut ke Irak. Operasi tersebut dimulai pada 21 Januari dan disebut bertujuan memastikan para tahanan tetap berada di fasilitas penahanan yang dinilai aman. [HMP/Al-Mayadeen]
Baca juga : Djibouti Batalkan 1.400 Paspor Pejabat Somaliland Usai Pengakuan Israel
