Ikuti Kami Di Medsos

Daerah

Antisipasi DBD, ABI Probolinggo dan Warga Mayangan Lakukan Fogging Massal

Published

on

Relawan ABI Responsif dan warga melakukan fogging di RW 05 Mayangan, Probolinggo, guna menekan penyebaran DBD. (Dok. ABI)

Probolinggo, 15 April 2026 — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ahlulbait Indonesia (ABI) Kabupaten Probolinggo dan Lumajang bersama ketua RW, RT, dan warga menggelar fogging massal di RW 05, Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Selasa (14/4). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah cepat mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) setelah tujuh warga dilaporkan terdampak penyakit tersebut.

Aksi fogging dipimpin Ketua RW 05, Febry Karel Pesik, bersama Ustadz Slamet Tasin selaku Wakil Divisi Humas, Media, dan Penerangan (HMP) ABI Kabupaten Probolinggo serta Saiful Arifin dari HMP ABI Lumajang. Kegiatan ini juga melibatkan relawan ABI Responsif dan partisipasi aktif masyarakat setempat.

Penyemprotan dilakukan sejak pukul 08.00 hingga 10.30 WIB dengan melibatkan lima personel. Area yang dijangkau meliputi sekitar 200 rumah, masjid, musholla, serta sejumlah fasilitas umum lainnya. Titik-titik yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti seperti selokan, gang sempit, dan tumpukan barang menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan fogging.

Ketua RW 05, Febry Karel Pesik, menyampaikan apresiasinya atas respons cepat para relawan ABI Responsif dalam membantu warga menghadapi potensi penyebaran DBD.

“Saya selaku Ketua RW 05 kelurahan Mayangan mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada ABI Responsif yang telah melaksanakan penyemprotan di wilayah kelurahan Mayangan khususnya di RW 05 kelurahan Mayangan, semoga selalu jaya.”

Apresiasi juga datang dari warga setempat yang merasakan langsung manfaat kegiatan tersebut. Mereka menilai fogging ini sangat membantu dalam menekan penyebaran DBD di lingkungan mereka.

Sementara itu, Ustadz Slamet Tasin turut mengapresiasi dukungan warga serta peran aktif ketua RW, RT, dan ibu-ibu PKK yang mendampingi jalannya kegiatan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada ketua RW, ketua RT satu sampai lima dan ibu-ibu PKK dan warga yang telah aktif mendampingi para relawan serta membantu menunjukkan titik-titik prioritas untuk dilakukan fogging. ABI Responsif merupakan lembaga otonom dari ABI yang fokus pada penanganan bencana, layanan sosial, kesehatan, serta konservasi alam secara cepat dan tanggap,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara organisasi dan masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan. Melalui program sosialnya, ABI terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat sebagai langkah preventif dalam menekan penyebaran penyakit, khususnya DBD di kawasan permukiman. [HMP Kab. Probolinggo]