Ikuti Kami Di Medsos

Kegiatan ABI

Pengkaderan Perdana Muslimah ABI Jateng di Wonosobo, 49 Peserta Ikuti PTD

Published

on

PTD Perdana Muslimah ABI Jateng digelar di Wonosobo untuk konsolidasi kader yang dimulai pada Sabtu–Minggu, 2–3 Mei 2026. (Dok. ABI)

Wonosobo, 4 Mei 2026 — Pimpinan Wilayah (Pimwil) Muslimah Ahlulbait Indonesia (ABI) Jawa Tengah untuk pertama kalinya menyelenggarakan Pelatihan Tingkat Dasar (PTD) pada Sabtu–Minggu, 2–3 Mei 2026, di Wanaland, Wonosobo. Kegiatan ini diikuti 49 peserta dari berbagai daerah di wilayah selatan Jawa Tengah.

Peserta terdiri dari 43 anggota Muslimah yang berasal dari empat Pimpinan Cabang, Purwokerto, Purbalingga, Wonosobo, dan Banjarnegara, serta enam peserta dari unsur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ABI dan Pandu Wonosobo. Komposisi ini mencerminkan konsolidasi awal lintas daerah dalam membangun basis kader yang terstruktur di tingkat wilayah.

Mengusung tema pembentukan kader yang bertanggung jawab terhadap visi dan misi organisasi, PTD ini menjadi fondasi awal dalam sistem kaderisasi berjenjang Muslimah ABI. Tidak hanya pengenalan organisasi, pelatihan diarahkan untuk membentuk kesiapan peran kader dalam kerja-kerja dakwah dan sosial secara lebih terukur.

Sejumlah pemateri dihadirkan untuk memberikan pembekalan, antara lain Ustadz Muhammad Jawad, Ustadz Arip Ambari, Ustadz Abbas Al Hasni, Ustadz Najib Al Idrus, dan Ustadz Muhammad Sueb. Materi yang disampaikan mencakup penguatan nilai dasar organisasi, pemahaman peran kader, serta arah gerakan Muslimah ABI dalam konteks penguatan komunitas.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi dan penguatan perspektif mengenai tanggung jawab kader. Interaksi antarpeserta dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan visi sekaligus memperkuat jejaring internal organisasi.

Ketua Pimpinan Wilayah Muslimah ABI Jawa Tengah, Ustadzah Khadijah Firdaus, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan titik awal pembentukan karakter kader yang siap menjalankan mandat organisasi.

“Dengan adanya pengkaderan tingkat dasar ini, diharapkan para peserta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan taklif sebagai kader Muslimah ABI,” ujarnya kepada Media ABI.

Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan proses kaderisasi melalui tahapan lanjutan. “Peserta diharapkan dapat melanjutkan ke tahap berikutnya melalui monitoring dan evaluasi pada Pelatihan Tingkat Menengah (PTM),” tambahnya.

Pelaksanaan PTD ini menandai dimulainya pola kaderisasi yang lebih sistematis di tubuh Muslimah ABI Jawa Tengah. Dengan basis kader awal yang telah terbentuk, organisasi menargetkan penguatan struktur dan perluasan peran kader di tingkat daerah sebagai bagian dari strategi jangka panjang. []