Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Saraya Awliya al-Dam Nyatakan Siaga Tertinggi, Ancam Target Militer AS di Dalam dan Luar Irak

Published

on

Ahlulbait Indonesia | 1 Maret 2026 — Mengutip laporan Televisi Al-Manar milik Hizbullah Lebanon pada Sabtu malam (28/2/2026), Brigade Saraya Awliya al-Dam menyatakan kesiapan tempur pada level tertinggi di tengah eskalasi yang mereka sebut sebagai agresi Zionis-Amerika. Kelompok Perlawanan Islam di Irak itu menegaskan dukungan penuh terhadap Republik Islam Iran dan membuka peluang serangan terhadap kepentingan militer Amerika Serikat, baik di Irak maupun di luar wilayah tersebut.

“Tangan para mujahidin kami berada di pelatuk, siap melepaskan tembakan ke semua situs militer Amerika di dalam dan di luar Irak,” tulis pernyataan resmi mereka. Seluruh fasilitas militer AS dipandang sebagai target sah perlawanan, tanpa batasan aturan keterlibatan.

Kelompok itu juga menegaskan akhir konflik tidak akan ditentukan pihak yang memulai. “Apa yang mereka mulai bukan pilihan mereka untuk diakhiri, melainkan pilihan para Mujahidin,” demikian isi pernyataan tersebut. Mereka menyebut perjuangan sebagai janji kemenangan dari Allah SWT.

Dalam bagian lain, Saraya Awliya al-Dam menyampaikan sumpah setia kepada Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei. Komitmen dinyatakan berlaku hingga akhir perjuangan. Momentum Ramadan disebut sebagai fase krusial. “Semoga hari-hari suci Ramadan ini menjadi Karbala baru, tempat kami meraih dua kebaikan: kemenangan di medan perang atau kemenangan dalam kesyahidan,” tulis pernyataan itu.

Pernyataan ini muncul saat ketegangan kawasan meningkat dan membuka potensi perluasan konflik lintas batas. Hingga laporan ini diturunkan, belum ada respons resmi dari otoritas Amerika Serikat maupun pemerintah Irak terkait ancaman tersebut. [HMP/ABI]