Internasional
Rudal IRGC Hantam Pusat Teknologi Militer Israel di Beersheba
Ahlulbait Indonesia | 4 Maret 2026 — Serangan rudal yang dilancarkan Islamic Revolutionary Guard Corps dilaporkan menghantam kawasan teknologi strategis di Beersheba, wilayah selatan Israel. Area yang terdampak berada di sekitar pusat penelitian dan pengembangan industri pertahanan Israel.
Sejumlah laporan menyebut rudal menghantam kawasan teknologi yang berdekatan dengan Gav-Yam Negev Advanced Technologies Park, kompleks riset yang menampung berbagai perusahaan teknologi serta proyek terkait keamanan dan pertahanan.
Mengutip laporan Tasnim News Agency pada Rabu (4/3/2026), target utama serangan disebut berada di kawasan teknologi tinggi Gav-Yam Advanced Technologies Park di kota Beersheba. Kompleks tersebut dikenal sebagai salah satu pusat pengembangan teknologi strategis dan pertahanan Israel.

Di kawasan tersebut beroperasi sejumlah fasilitas penelitian milik Rafael Advanced Defense Systems, perusahaan yang termasuk dalam tiga besar industri persenjataan Israel. Perusahaan ini mengembangkan berbagai sistem pertahanan dan teknologi militer yang digunakan oleh militer Israel.
Menurut laporan tersebut, pusat penelitian Rafael di Beersheba berfokus pada sejumlah proyek strategis, termasuk pengembangan kendaraan otonom darat dan udara, teknologi drone generasi baru, kemampuan perang siber, serta peningkatan sistem pertahanan rudal.
Program yang dikembangkan di fasilitas tersebut antara lain teknologi drone tempur dan pengintaian, sistem operasi siber terhadap infrastruktur strategis, serta peningkatan sistem pertahanan udara seperti Iron Dome dan David’s Sling.
Kawasan teknologi tersebut juga berada dekat dengan Ben-Gurion University of the Negev yang dikenal sebagai salah satu pemasok utama tenaga ahli bagi industri pertahanan dan unit siber militer Israel.
Laporan tersebut menyebut sejumlah bagian fasilitas yang terkait dengan Rafael mengalami kerusakan signifikan akibat ledakan setelah rudal menghantam kompleks teknologi tersebut. Kerusakan dilaporkan mengenai sejumlah peralatan teknologi sensitif di area penelitian dan pengembangan.
Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer antara Iran dan Israel dalam beberapa hari terakhir. [HMP/ABI]
