Internasional
Larijani kepada Trump: “Lebih dari 500 Tentara AS Tewas, Ini Belum Berakhir”
Ahlulbait Indonesia | 4 Maret 2026 — Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menyatakan lebih dari 500 tentara Amerika Serikat tewas dalam beberapa hari terakhir. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah eskalasi ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.
Melalui unggahan di platform X (Twitter) pada Rabu, (4/3/26), Larijani menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyeret rakyat Amerika ke dalam konflik dengan Iran. Menurutnya, langkah tersebut mengikuti kebijakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
“Tuan Trump, dengan mengikuti aksi badut Netanyahu, telah menyeret rakyat Amerika ke dalam perang yang tidak adil melawan Iran,” tulis Larijani.
Larijani juga menyinggung slogan politik “America First” yang selama ini menjadi identitas kampanye Trump. Ia mempertanyakan prioritas kebijakan Washington setelah meningkatnya korban di pihak militer Amerika.
“Sekarang hitunglah kembali, apakah dengan lebih dari 500 tentara Amerika yang tewas (dalam beberapa hari terakhir) masih yang utama adalah ‘America First’ atau justru ‘Israel First’?,” tulisnya.
Larijani turut menyampaikan peringatan terkait kelanjutan konflik. Ia menilai ketegangan saat ini belum mencapai titik akhir dan berpotensi memicu konsekuensi yang lebih besar.
“Perkara ini masih berlanjut. Kesyahidan Imam Khamenei akan membawa konsekuensi yang sangat berat bagi kalian, insya Allah,” tulis Larijani.
Pernyataan tersebut muncul saat ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat meningkat dalam beberapa hari terakhir, menyusul serangkaian pernyataan keras dari kedua pihak. [HMP ABI]
