Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Korban Meninggal Serangan di SD Putri Minab Capai 63 Orang, 92 Luka-Luka

Published

on

Dukungan rakyat kepada pemerintah (Foto ilustrasi IRNA)

Ahlulbait Indonesia | 28 Februari 2026 — Korban meninggal akibat serangan udara Israel-AS yang menghantam Sekolah Dasar Putri Shajre Tayyiba di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, bertambah menjadi 63 orang hingga pukul 17.00 waktu setempat. Sebanyak 92 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Sejumlah siswa masih diduga tertimbun reruntuhan bangunan.

Data terbaru disampaikan Gubernur Minab, Mohammad Radmehr, dalam wawancara dengan IRNA, Sabtu (28/2/2026).

“Pagi ini, sekolah dasar putri Shajre Tayyiba di kota ini diserang langsung oleh rezim Zionis, yang mengakibatkan gugurnya sejumlah siswi,” ujar Radmehr.

Tim penyelamat terus melakukan evakuasi korban dan pembersihan puing. Aparat setempat memastikan situasi di bagian lain Kota Minab tetap terkendali.

“Kondisi kota dalam keadaan terkendali dan ketenangan tetap terjaga di wilayah lainnya,” kata Radmehr.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Hormozgan bidang politik, keamanan, dan urusan sosial menyampaikan kepada IRNA pada pukul 13.28 waktu setempat, sekolah tersebut memiliki 170 siswa pada sesi pagi. Dengan jumlah itu, potensi penambahan korban masih terbuka.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran merespons insiden tersebut melalui pernyataan resmi. “Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran telah melancarkan respons yang menghancurkan terhadap tindakan jahat musuh,” tulis lembaga tersebut.

Pemerintah juga menetapkan sejumlah langkah darurat. Warga diminta menghindari kerumunan dan meningkatkan kewaspadaan. Sekolah dan universitas ditutup hingga pemberitahuan lanjutan. Layanan perbankan tetap berjalan. Instansi pemerintah beroperasi dengan kapasitas 50 persen.

Perkembangan situasi di Minab dan wilayah lain di Iran masih terus dipantau. [HMP/ABI]