Internasional
Komunitas Yahudi Iran Kecam Serangan AS-Israel ke Sinagoge di Teheran
Ahlulbait Indonesia | 8 April 2026 — Komunitas Yahudi Iran mengecam serangan udara Amerika Serikat dan Israel yang menghantam sebuah sinagoge di pusat Teheran, Selasa, (7/4/267), seraya menegaskan dukungan penuh kepada Iran dalam menghadapi agresi terhadap wilayahnya.
Menurut laporan Press TV, Sinagoge Rafi-Nia hancur total dalam serangan tersebut. Sejumlah rumah di sekitar lokasi juga dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Rekaman yang beredar memperlihatkan petugas pertahanan sipil menyisir puing-puing bangunan. Sejumlah kitab dan buku berbahasa Ibrani terlihat berserakan di antara reruntuhan.
Dalam pernyataan resminya, komunitas Yahudi Iran menyebut serangan terhadap tempat ibadah itu sebagai bukti lanjutan permusuhan Amerika Serikat dan Israel terhadap rakyat Iran, tanpa memandang latar belakang etnis maupun agama.
Komunitas itu juga menegaskan kembali loyalitas historis mereka kepada negara, rakyat Iran, dan kepemimpinan nasional di tengah eskalasi serangan terhadap fasilitas sipil dan keagamaan.
Kecaman serupa disampaikan Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref melalui akun X. Menurut dia, serangan terhadap sinagoge di Teheran dan gereja di Isfahan tidak dapat dipandang semata sebagai serangan terhadap komunitas agama tertentu.
“Serangan terhadap sinagoge di Teheran dan gereja di Isfahan bukan hanya serangan terhadap satu agama, melainkan serangan terhadap jantung Iran,” tulis Aref.
Aref menilai serangan tersebut justru akan memperkuat solidaritas antarkelompok agama dan etnis di Iran, alih-alih memecah kohesi sosial nasional.
Yudaisme merupakan salah satu agama minoritas yang diakui secara resmi dalam konstitusi Republik Islam Iran. []
