Internasional
Juru Bicara Militer Iran: AS “Macan Kertas”, Perang Tak Berakhir Tanpa Syarat Teheran
Ahlulbait Indonesia | Jumat, 27 Maret 2026 — Juru Bicara resmi Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, menyebut militer Amerika Serikat sebagai “macan kertas” dan menegaskan konflik tidak akan berakhir sampai syarat-syarat yang diajukan Teheran dipenuhi.
Pernyataan itu disampaikan Shekarchi pada Kamis malam, dan dilaporkan Al Manar pada Jumat (27/3/2026). Dalam pernyataannya, Shekarchi menilai persepsi global terhadap Amerika Serikat telah berubah di tengah eskalasi konflik kawasan.
“Dunia telah memahami bahwa militer Amerika hanyalah macan kertas. Aliansi NATO yang bertahan selama beberapa dekade juga telah hancur,” ujar Shekarchi.
Shekarchi menegaskan Iran tidak melihat adanya akhir konflik tanpa pemenuhan tuntutan yang telah ditetapkan Teheran. Menurut dia, pilihan paling realistis bagi Washington saat ini adalah mundur dengan kerugian seminimal mungkin untuk menghindari tekanan yang lebih besar.
“Semakin lama Amerika bertahan, semakin lemah mereka. Untuk pertama kalinya, Amerika terpaksa meninggalkan pangkalannya dan berlindung di hotel,” tegasnya.
Shekarchi juga menyampaikan ancaman terbuka terkait keberadaan personel dan aset militer Amerika Serikat di kawasan, termasuk pesawat tempur F-35.
Shekarchi menegaskan sejumlah prestasi mengenai dampak militer dari konflik yang terjadi, dan menyatakan bahwa 17 pangkalan Amerika di kawasan telah hancur dan seluruh infrastruktur vital Israel luluh lantak dalam perang ini.
Lebih lanjut, Shekarchi mengkritik ketergantungan negara-negara Arab kepada Amerika Serikat. Kedaulatan negara-negara di kawasan, menurutnya, adalah hal yang dihormati Iran.
“Negara-negara Arab tidak seharusnya bergantung pada Amerika, karena kedaulatannya penting bagi kami,” ujar Shekarchi.
Lebih lanjut ditegaskannya, Iran sama sekali tidak memiliki niat untuk menumpahkan darah Muslim. Fokus utama, menurutnya, adalah mengusir pasukan Amerika dan Israel dari wilayah yang menjadi titik peluncuran serangan terhadap Iran.
“Amerika dan Israel memerangi kami, dan kami berupaya untuk mengusir mereka dari tempat mereka melancarkan serangan terhadap kami,” jelasnya.
Shekarchi menutup pernyataannya dengan penegasan doktrin militer Iran yang tidak memberi ruang kompromi terhadap agresi.
“Doktrin ofensif kami berarti negara mana pun yang menyerang kami, kami akan menyerangnya sampai hancur,” pungkas Shekarchi. []
