Internasional
IRGC Hancurkan Radar Canggih AS di Qatar
Ahlulbait Indonesia | 28 Februari 2026 — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) berhasil menghancurkan sistem radar canggih milik Amerika Serikat yang ditempatkan di Qatar dalam rangkaian serangan balasan terhadap aset militer AS di kawasan Teluk.
Mengutip Press TV, IRGC dalam pernyataan resmi Sabtu (28/2/2026) pukul 15.45 waktu setempat menyebut sistem radar tipe FP132 menjadi sasaran serangan rudal. Sistem tersebut memiliki jangkauan hingga 5.000 kilometer dan dirancang untuk mendeteksi serta menangkal rudal balistik.
IRGC menyatakan sistem itu “hancur total” akibat serangan berskala besar yang dilancarkan angkatan bersenjata Iran.
Berdasarkan laporan Defense Security Cooperation Agency pada 2023, nilai sistem radar tersebut diperkirakan mencapai 1,1 miliar dolar AS.
Serangan ini disebut sebagai bagian dari respons terkoordinasi atas serangan yang sebelumnya dilancarkan Israel dan Amerika Serikat terhadap sejumlah wilayah Iran pada Sabtu pagi. IRGC menyebut rudal dan drone mereka menargetkan instalasi militer AS di sedikitnya tujuh negara kawasan, termasuk Qatar.
Qatar menjadi tuan rumah Pangkalan Udara Al-Udeid, fasilitas militer terbesar AS di kawasan Teluk. Pemerintah Iran sebelumnya telah memperingatkan pangkalan tersebut berpotensi menjadi target jika wilayah Iran diserang.
IRGC juga menyebut sejumlah rudal yang diluncurkan AS dan Israel gagal mencapai wilayah Iran dan jatuh di wilayah gurun atau kota di Irak serta beberapa negara Teluk.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, dalam wawancara dengan NBC News menegaskan serangan terhadap pangkalan AS merupakan langkah defensif.
“Kita tidak bisa hanya duduk diam dan menonton,” ujar Araqchi. [HMP/ABI]
