Internasional
IRGC dan Hizbullah Serang 50 Target di Israel dalam Gelombang ke-40 Operasi “Janji Sejati 4”
Ahlulbait Indonesia | 12 Maret 2026 — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan pelaksanaan gelombang ke-40 Operasi “Janji Sejati 4” bersama Perlawanan Islam di Lebanon, Hizbullah. Operasi tersebut menargetkan lebih dari 50 lokasi di wilayah pendudukan Israel.
Menurut laporan Al Mayadeen, Kamis (12/3/2026), IRGC menyampaikan perkembangan tersebut dalam pernyataan resmi nomor 33 terkait operasi militer yang sedang berlangsung.
Serangan dilaporkan berlangsung selama sekitar lima jam dan menyasar sejumlah target militer strategis Israel. IRGC menyebut operasi tersebut menghadirkan dinamika baru di medan pertempuran.
Serangan Rudal dan Drone
IRGC menyatakan operasi dilakukan menggunakan kombinasi rudal Qadr, Emad, Kheirbashkan, dan Fatah. Serangan juga melibatkan penggunaan drone serta peluncuran roket intensif oleh Hizbullah dari wilayah Lebanon.
Target serangan mencakup sejumlah pangkalan militer Israel, mulai dari Haifa di wilayah utara hingga Tel Aviv di bagian tengah dan Beersheba di selatan.
Dalam pernyataan yang sama, IRGC juga menyebut sejumlah fasilitas militer Amerika di kawasan turut menjadi sasaran.
Pangkalan militer Al-Azraq dan Al-Kharj dilaporkan terkena serangan rudal dalam operasi tersebut.
Media Israel Laporkan Situasi Siaga
Media Israel melaporkan peningkatan signifikan peluncuran rudal dari Iran dalam 24 jam terakhir.
Beberapa laporan menyebut korban di kalangan militer Israel meningkat. Warga di sejumlah wilayah dilaporkan berada dalam kondisi siaga dan berlindung di tempat perlindungan.
Baca juga : CBS News: Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Kuwait Lebih Parah dari yang Dilaporkan
Sirene peringatan juga terdengar selama berjam-jam di berbagai wilayah, disertai laporan ledakan di bagian tengah dan utara Israel.
Hizbullah Luncurkan Operasi “Eaten Straw”
Perlawanan Islam di Lebanon, Hizbullah mengumumkan pelaksanaan operasi militer dengan nama “Eaten Straw.”
Hizbullah menyebut puluhan roket ditembakkan ke sejumlah permukiman Israel yang sebelumnya diminta mengungsi dalam radius lima kilometer dari perbatasan Lebanon–Palestina.
Target serangan mencakup wilayah Kiryat Shmona dan Nahariya, serta pangkalan militer Misgav dan fasilitas industri militer Yudefat di timur laut Haifa.
Serangan tambahan juga diarahkan ke pangkalan Ami’ad di utara Danau Tiberias dan pangkalan Shamshon di wilayah barat danau tersebut.
Markas Komando Utara militer Israel di pangkalan Dado serta pangkalan Ein Zeitim di utara Safed juga dilaporkan menjadi sasaran serangan rudal.
Ratusan Roket dari Lebanon
Saluran televisi Israel Channel 12 melaporkan lebih dari 100 roket diluncurkan dari Lebanon ke wilayah utara Israel dalam hitungan menit.
Jumlah tersebut meningkat hingga sekitar 200 roket dalam waktu tiga jam.
Sebelumnya, pada Rabu, IRGC juga mengumumkan peluncuran gelombang ke-39 Operasi “Janji Sejati 4”. Operasi tersebut disebut dilakukan untuk mengenang sejumlah tokoh Iran yang gugur, termasuk Amir Mousavi.
Dalam operasi tersebut, IRGC menyebut penggunaan rudal Qadr, Khorramshahr, dan Emad yang diarahkan ke target militer Amerika di kawasan Teluk. []
Baca juga : Pasukan Quds IRGC Ancam Balasan: “Pintu Api” Akan Dibuka untuk Israel dan AS
