Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Iran Berduka, Empat Komandan Militer Gugur Syahid

Published

on

Iran Berduka, Empat Komandan Militer Gugur Syahid

Ahlulbait Indonesia | 1 Maret 2026 — Televisi nasional Iran pada Minggu (1/3/2026) mengumumkan gugurnya empat petinggi militer dalam serangan agresi Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah wilayah Iran. Laporan itu disiarkan pada pagi hari dan dikutip media kawasan, termasuk Al Mayadeen.

Empat pejabat yang dilaporkan gugur ialah Kepala Staf Angkatan Bersenjata Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi, Menteri Pertahanan Brigadir Jenderal Aziz Nasirzadeh, Sekretaris Dewan Pertahanan Laksamana Ali Shamkhani, serta Panglima Garda Revolusi Mayor Jenderal Mohammad Pakpour.

Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Bersenjata sejak 13 Juni 2025, menggantikan Mayor Jenderal Mohammad Bagheri yang lebih dulu gugur. Posisi tersebut merupakan jabatan militer tertinggi di Iran dari sisi komando dan tanggung jawab strategis.

Baca juga : Dewan Kepemimpinan Dibentuk, Teheran Tegaskan Respons Tegas atas Gugurnya Pemimpin

Brigadir Jenderal Aziz Nasirzadeh memimpin Kementerian Pertahanan dalam periode krusial yang ditandai peningkatan ketegangan regional.

Sementara Laksamana Ali Shamkhani baru menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pertahanan sejak 5 Februari 2026 setelah penunjukan oleh Presiden Republik Islam.

Mayor Jenderal Mohammad Pakpour diangkat sebagai Panglima Garda Revolusi (IRGC) untuk menggantikan Jenderal Hossein Salami. Garda Revolusi memegang peran sentral dalam strategi pertahanan dan operasi eksternal Iran. Perkembangan ini menandai eskalasi serius dalam konflik yang melibatkan Iran dan poros Barat.

Dampak politik dan militer diperkirakan meluas, terutama terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah. Otoritas Iran belum merinci langkah lanjutan, sementara respons internasional masih dinantikan. [HMP/ABI]

Baca juga : Dari Tel Aviv ke Samudra Hindia, Rudal dan Drone Garda Revolusi Hantam Target Israel–AS