Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Harakat al-Nujaba Irak, Ancam Guncang Kepentingan AS di Asia Barat

Published

on

Ahlulbait Indonesia | 1 Maret 2026 — Sekretaris Jenderal Harakat al-Nujaba melontarkan pernyataan keras terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan menegaskan kelompoknya tidak akan bersikap netral di tengah eskalasi kawasan. Pernyataan itu disiarkan Televisi Al-Manar, media yang berafiliasi dengan Hizbullah Lebanon, pada Sabtu malam (28/2/2026).

Dalam pidatonya, pimpinan kelompok Perlawanan Irak tersebut membuka dengan kutipan ayat Al-Qur’an, lalu menyerang kebijakan Washington di kawasan. “Tirani dan tindakan berlebihan Trump tidak akan dibiarkan tanpa hukuman. Dia akan dipermalukan atas tindakannya,” ujarnya.

Trump disebut bertindak gegabah dan dinilai menjadi alat kepentingan entitas Zionis. Ia menuduh kebijakan tersebut menyeret nasib tentara Amerika di Asia Barat ke dalam risiko besar. “Dia sekarang menyandera nasib tentara Amerika di wilayah ini dan di seluruh Asia Barat demi keinginan dan kebodohannya,” katanya.

Harakat al-Nujaba menolak bersikap diam. Kelompok itu mengklaim siap mengambil langkah konfrontatif. “Kami tidak akan tetap netral dan tidak akan tinggal diam menghadapi ketidakadilan dan agresi. Kami akan mengguncang tanah di bawah kaki Anda dan menuliskan dengan darah kami sebuah sikap yang tidak akan goyah,” tegasnya.

Pernyataan tersebut juga memuat simbolisme religius yang kuat. Mereka menyebut kesetiaan kepada Imam Hussein serta menyerukan dukungan kepada “putra Fatimah”, istilah yang kerap merujuk pada figur kepemimpinan spiritual dalam tradisi Syiah. “Jika kamu mendukung Allah, Dia akan mendukungmu dan menguatkan pijakanmu,” ucapnya mengutip ayat Al-Qur’an.

Pidato ini muncul saat ketegangan antara kelompok-kelompok bersenjata pro-Iran dan kepentingan Amerika Serikat di Irak kembali meningkat. Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada respons resmi dari Gedung Putih maupun pemerintah Irak terkait pernyataan tersebut. [HMP/ABI]