Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Gelombang Serangan ke-15, IRGC Hantam Target Vital di Pangkalan Sheikh Isa Bahrain

Published

on

Citra satelit menunjukkan asap mengepul dari Pangkalan Armada Kelima AS di Bahran (Sumber foto: AFP)

Ahlulbait Indonesia | 3 Maret 2026 — Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengumumkan gelombang serangan ke-15 Operasi “Janji Sejati 4” dengan sasaran fasilitas vital dan strategis milik pasukan Amerika Serikat di Pangkalan Udara Sheikh Isa, Bahrain. Serangan itu disebut menghantam pusat komando dan fasilitas peralatan militer.

Mengutip laporan Al Mayadeen pada Selasa (3/3/2026), IRGC menyatakan operasi dilaksanakan melalui langkah operasional khusus oleh angkatan laut. Sasaran diarahkan ke pasukan AS di kawasan Teluk.

IRGC menyebut 10 target strategis di Pangkalan Udara Sheikh Isa terkena langsung serangan rudal. Target mencakup pusat komando dan fasilitas logistik militer.

Dalam pernyataan resminya, IRGC menyebut hasil pemantauan lapangan serta pengintaian satelit menunjukkan infrastruktur pangkalan tidak lagi berfungsi yang disebabkan kekacauan internal dan penarikan unsur militer Amerika dari lokasi tersebut.

Ledakan Terdengar di Bahrain dan Qatar

Koresponden Agence France-Presse (AFP) melaporkan ledakan terdengar di ibu kota Bahrain dan Qatar pada Selasa. Wartawan di Manama mendengar beberapa dentuman saat sirene berbunyi. Suara ledakan juga dilaporkan terdengar di Doha.

Eskalasi memasuki hari keempat rangkaian serangan di kawasan Teluk dan wilayah Israel. Teheran menyatakan operasi dilakukan sebagai respons atas serangan Amerika Serikat dan Israel yang dimulai Sabtu pagi. Serangan sebelumnya dilaporkan menimbulkan ratusan korban jiwa dan luka-luka, termasuk di kalangan pimpinan tinggi Iran.

Situasi keamanan regional terus memburuk dengan potensi pelebaran konflik yang melibatkan langsung Iran, Amerika Serikat, dan sekutu kawasan. [HMP/ABI]