Internasional
Ayatullah Sistani Kecam “Perang Tidak Adil” terhadap Iran, Peringatkan Dampak Global
Ahlulbait Indonesia | 4 Maret 2026 — Ulama tertinggi Syiah di Irak, Ali al-Sistani, mengecam keras perang yang disebut sebagai “perang tidak adil” terhadap Iran. Pernyataan tersebut disampaikan melalui kantor otoritas keagamaan tertinggi di Najaf, Irak.
Dalam pernyataan resmi yang dilansir Al Mayadeen pada Rabu (4/3/2026), Ayatullah Sistani menilai keputusan sepihak untuk melancarkan perang terhadap negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa tanpa persetujuan Dewan Keamanan merupakan langkah berbahaya yang dapat memicu dampak luas.
Keputusan menyerang negara lain untuk memaksakan syarat tertentu atau menjatuhkan sistem politik dinilai bertentangan dengan prinsip hukum internasional.
“Langkah tersebut merupakan preseden yang sangat berbahaya dan dapat menimbulkan konsekuensi serius di tingkat regional maupun internasional,” demikian isi pernyataan yang dirilis otoritas keagamaan di Najaf.
Baca juga : Ayatullah Abbas Kaabi Bantah Rumor tentang Pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran
Pernyataan tersebut juga memperingatkan potensi munculnya kekacauan luas serta ketidakstabilan berkepanjangan yang dapat merugikan masyarakat di kawasan Timur Tengah dan kepentingan global.
Dalam pernyataan yang sama, Ayatullh Sistani mengecam keras perang tersebut dan menyerukan solidaritas internasional.
“Kami mengecam dengan kata-kata paling keras perang yang tidak adil ini dan menyerukan kepada seluruh umat Islam serta masyarakat dunia yang menjunjung kebebasan untuk mengecamnya dan menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Iran yang tertindas,” bunyi pernyataan tersebut.
Otoritas keagamaan Najaf juga mendesak negara-negara dunia, khususnya negara-negara Islam, meningkatkan upaya diplomatik untuk menghentikan konflik. Langkah tersebut dinilai penting guna membuka jalan bagi penyelesaian damai terhadap isu nuklir Iran sesuai prinsip hukum internasional. [HMP/ABI]
Baca juga : Mehr News Agency Bantah Isu Syahidnya Ayatullah Mojtaba Khamenei
