Ikuti Kami Di Medsos

Pendidikan

Ustadz Ahmad Alaydrus: Teladani Imam Ali dengan Melawan Kedzaliman

Published

on

Ustadz Ahmad Alaydrus: Teladani Imam Ali dengan Melawan Kedzaliman
Ceramah Ustadz Ahmad Alaydrus: Teladani Imam Ali dengan Melawan Kezaliman (Dok. ABI)

Pasuruan, 11 Maret 2026 — Wakil Ketua DPW Ahlulbait Indonesia (ABI) Jawa Timur Ustadz Ahmad Alaydrus mengajak umat Islam meneladani Imam Ali bin Abi Thalib melalui keberanian menegakkan keadilan dan melawan berbagai bentuk kedzaliman. Pesan tersebut disampaikan dalam ceramah peringatan syahadah Imam Ali bin Abi Thalib di Yayasan Ulul Albab, Kota Pasuruan, Selasa malam (10/3), bertepatan dengan Lailatul Qadr, malam ke-21 Ramadan.

Kajian Ramadan tersebut dihadiri jamaah ikhwan dan akhwat yang mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk hingga menjelang sahur.

Keutamaan Imam Ali dalam Tradisi Islam

Dalam ceramahnya, Ustadz Ahmad menjelaskan kedudukan Imam Ali bin Abi Thalib memiliki kemuliaan yang sangat tinggi dalam sejarah Islam. Keagungan tersebut, menurutnya, tidak dapat dihitung secara penuh oleh manusia.

Ustadz Ahmad mengutip hadis Rasulullah SAW yang menggambarkan luasnya keutamaan Imam Ali.

Seandainya pepohonan menjadi pena dan lautan menjadi tinta, serta seluruh manusia dan jin menulis keutamaan Imam Ali, niscaya mereka tidak akan mampu menghitungnya,” ungkap Ustadz Ahmad.

Menurutnya, keteladanan Imam Ali tidak hanya terlihat dari keluasan ilmu dan kedalaman spiritualitas. Imam Ali juga dikenal sebagai pemimpin yang tegas dalam menegakkan keadilan serta membela kaum tertindas.

Baca juga : Ayatullah Kaabi Ungkap Sikap Imam Ali Khamenei soal Suksesi Kepemimpinan Iran

Melawan Kezaliman sebagai Teladan Imam Ali

Ustadz Ahmad menegaskan keteladanan Imam Ali harus diwujudkan dalam keberanian melawan ketidakadilan.

Beliau menyinggung kondisi dunia Islam yang masih diwarnai berbagai bentuk penindasan. Situasi di Gaza serta dinamika geopolitik yang melibatkan Iran disebut sebagai gambaran perjuangan melawan kezaliman yang masih berlangsung.

“Ketika kita dianiaya dan dizalimi, kita tidak boleh diam. Seperti yang dicontohkan Imam Ali, salah satu bentuk keimanan dan keberanian adalah membantu orang yang dizalimi,” ujarnya.

Menurutnya, Al-Qur’an telah memberikan pedoman jelas bagi umat Islam untuk menegakkan kebenaran serta menolak kezaliman.

Pesan Al-Qur’an tentang Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Ustadz Ahmad mengutip firman Allah dalam Surah Luqman ayat 17 mengenai pentingnya menjalankan amar ma’ruf nahi munkar serta bersabar menghadapi ujian kehidupan.

“Dirikanlah shalat, perintahkan yang ma’ruf, dan cegah dari yang mungkar serta bersabarlah terhadap apa yang menimpamu. Itu merupakan bagian dari keteguhan dalam menjalankan perintah Allah,” jelasnya.

Di akhir ceramah, hadirin diajak menjadikan keteladanan Imam Ali sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Umat Islam juga diajak terus berdoa agar Allah SWT mempercepat kemunculan Imam Mahdi ajfs sebagai penegak keadilan di muka bumi.

Baca juga : #Podcast | Al-Quds Day Tahun Ini Beda! Kontroversi BOP hingga Eskalasi Timur Tengah Jadi Sorotan

Peringatan Syahadah Imam Ali di Pasuruan

Kegiatan peringatan syahadah Imam Ali tersebut diawali pembacaan doa Iftitah dan doa ziarah. Acara dilanjutkan pembacaan puisi religi oleh Ustadz Hud Assegaf.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa Jausyan Kabir serta sahur bersama sekitar pukul 03.00 WIB sebagai penutup kegiatan spiritual malam ke-21 Ramadan. (HMP Pasuruan)

Baca juga : Ustadz Zahir Yahya: Kesyahidan Imam Ali Khamenei Membuka Babak Baru Perlawanan Umat