Daerah
SMIQ Semarang, Tolak Indonesia Gabung “Board of Peace”
Semarang, 15 Februari 2026 — Sekitar seratus orang yang tergabung dalam Solidaritas Muslim Indonesia untuk Al Quds (SMIQ) menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Pahlawan, Semarang, Sabtu pagi (14/2). Massa berkumpul di depan Gedung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Gedung DPRD Jawa Tengah untuk menyatakan penolakan terhadap keikutsertaan Indonesia dalam “Board of Peace” (BoP), forum yang disebut sebagai inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Aksi yang dimulai pukul 10.00 WIB itu berlangsung hingga sekitar pukul 11.30 WIB. Sejumlah orator, antara lain Haidar Jufri, Zaenab Syahida, dan Kadir Jufri, menyampaikan pandangan mereka mengenai posisi Indonesia terhadap isu Palestina. Mereka menilai secara konstitusional Indonesia harus menolak segala bentuk penjajahan sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.
Menurut para orator, BoP dinilai tidak melibatkan Palestina sebagai pihak utama dalam konflik, sehingga dianggap tidak mencerminkan prinsip keadilan. Mereka juga mengkritik solusi dua negara (two-state solution) yang dinilai tidak adil dan sulit terwujud dalam kondisi saat ini.
Sebelum aksi ditutup, perwakilan SMIQ Ahmad Mujahid membacakan pernyataan sikap organisasi. Berikut isi lengkap pernyataan tersebut:
- Mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera mengevaluasi keanggotaannya dalam “Board of Peace” karena hal tersebut tidak sesuai dengan substansi amanah konstitusi Republik Indonesia.
- Menuntut Pemerintah untuk kembali kepada jalur diplomasi yang mengutamakan multilateralisme melalui badan resmi dunia seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan meninggalkan aliansi ad-hoc dengan pelaku dan pendukung genosida di tanah pendudukan Palestina.
- Mengingatkan bahwa kedaulatan Indonesia merupakan prinsip luhur dan nilai transenden yang tidak dapat ditukar dengan kepentingan ekonomi atau politik jangka pendek.
- Menolak segala bentuk normalisasi hubungan atau kerja sama yang melibatkan entitas Zionis “Israel” dengan menggunakan kedok perdamaian berupa Board of Peace tawaran Donald Trump.
- Menuntut Pemerintah untuk menjaga marwah negara dengan tidak bersekutu dengan pihak yang dinilai terlibat aktif dalam genosida di Palestina.
- Memberikan dukungan moral dan apresiasi kepada Republik Islam Iran atas sikapnya dalam menghadapi tekanan Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.
Aksi ditutup dengan doa yang dipimpin Ustadz Shofi Alatas. Setelah itu, massa membubarkan diri secara tertib tanpa insiden berarti.
Aksi ini menunjukkan bahwa isu Palestina dan arah kebijakan luar negeri Indonesia tetap menjadi perhatian sebagian elemen masyarakat di daerah. Di tengah dinamika geopolitik global, suara dari jalanan Semarang itu menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina masih memiliki resonansi kuat di tingkat akar rumput.
