Ikuti Kami Di Medsos

Daerah

Ponpes Al-Wafa Jember dan ABI Jatim Perkuat Dialog Keislaman

Published

on

Perwakilan Ponpes Al-Wafa Jember dan DPW ABI Jawa Timur berfoto bersama usai pertemuan silaturahmi di Surabaya, 9 April 2026. (Dok. ABI)

Surabaya, 10 April 2026 — Dewan Pimpinan Wilayah Ahlulbait Indonesia Jawa Timur menerima kunjungan Pondok Pesantren Al-Wafa Jember pada Kamis, 9 April 2026. Pertemuan ini memperkuat ukhuwah sekaligus membuka ruang dialog keislaman dan kebangsaan.

Enam perwakilan Ponpes Al-Wafa yang terdiri dari pengurus dan santri hadir dalam pertemuan tersebut. Rombongan didampingi perwakilan ABI Probolinggo dan Bondowoso, lalu disambut Ustadz Ali Zainal Abidin Nahrawi dari DPW ABI Jawa Timur.

Dalam pertemuan itu, delegasi memaparkan profil pesantren serta gagasan pengasuh KRH Abdul Azis Ali Hasan terkait persatuan umat, pendidikan, dan dinamika keagamaan.

Menanggapi hal itu, Ustadz Ali Zainal Abidin Nahrawi menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya membangun komunikasi serta memperkuat jaringan silaturahmi antar elemen umat Islam.

“Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam mempererat ukhuwah sesama umat Islam. Selain itu, juga menjadi ruang berbagi pandangan keislaman, termasuk pemikiran dari pengasuh Ponpes Al-Wafa terkait berbagai isu strategis. Kami berharap ke depan dapat melakukan kunjungan balasan guna memperkuat sinergi yang telah terjalin,” ujarnya.

Pertemuan berlangsung sekitar dua jam dalam suasana akrab dan konstruktif. Kedua pihak menegaskan pentingnya menjaga persatuan, saling menghormati, serta meningkatkan intensitas komunikasi untuk menghadapi tantangan umat.

Selain itu, pertemuan menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi perpecahan akibat provokasi dan upaya adu domba yang mengancam persatuan umat. Dialog mencerminkan kesadaran kolektif untuk menjaga harmoni dan stabilitas sosial keagamaan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan dokumen berisi pemikiran KRH Abdul Azis Ali Hasan sebagai bahan kajian lanjutan. [HMP/Jatim]