Daerah
Pesantren Ramadhan Madin Aqilah Balikpapan Perkuat Pemahaman Al-Qur’an dan Fiqh Praktis Anak
Balikpapan, 24 Februari 2026 — Sebanyak 35 anak mengikuti Pesantren Ramadhan Madin Aqilah Balikpapan yang digelar 20–22 Februari 2026 di lingkungan Yayasan Az-Zahra Balikpapan. Program ini menempatkan literasi Al-Qur’an dan fiqh praktis sebagai fokus utama pembinaan menjelang Ramadhan.
Kegiatan berlangsung tiga hari dengan pendekatan interaktif. Peserta tidak hanya membaca, tetapi dilatih memahami struktur dan makna ayat melalui metode terjemah per kata. Model ini mendorong pembelajaran berbasis pemahaman, bukan sekadar hafalan.
Sepanjang sesi, peserta aktif mencatat kosakata dan mengajukan pertanyaan. Pola diskusi terbuka diterapkan untuk memperkuat daya analisis. Pendekatan tersebut dinilai efektif dalam membangun kedekatan anak dengan teks Al-Qur’an.
Baca juga : Kesbangpol Silaturahmi ke DPD ABI Semarang, Lakukan Monev Ormas Keagamaan

Materi Akidah dan Mahdawiyah diberikan kepada kelompok remaja dengan penekanan pada penguatan keimanan dan orientasi kepemimpinan spiritual. Pembahasan dikaitkan dengan dinamika sosial yang mereka hadapi, termasuk tantangan informasi digital.
Sesi Fiqh Praktis menjadi ruang klarifikasi atas persoalan ibadah harian. Mulai dari tata cara bersuci hingga praktik ibadah rutin dibahas secara sistematis. Pertanyaan peserta didominasi isu teknis yang sering muncul dalam praktik sehari-hari.
Panitia juga memasukkan materi Jihad Tabyin dalam konteks literasi informasi. Peserta diajak memahami pentingnya menyampaikan kebenaran secara argumentatif dan santun di ruang publik, terutama media sosial. Diskusi berkembang ketika beberapa peserta berbagi pengalaman menghadapi perbedaan pandangan di sekolah.
Di luar kelas, interaksi sosial diperkuat melalui shalat berjamaah, makan bersama, dan refleksi malam. Fasilitator berperan sebagai pendamping selama kegiatan berlangsung.
Program ditutup dengan penyampaian kesan peserta. Sejumlah anak menilai metode pembelajaran lebih mudah dipahami dibanding pola konvensional. Beberapa berharap kegiatan serupa digelar dengan durasi lebih panjang.
Pesantren Ramadhan Madin Aqilah Balikpapan tahun ini menunjukkan model pembinaan yang menekankan pemahaman teks, praktik ibadah, serta literasi informasi. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan spiritual generasi muda menjelang Ramadhan. [HMP/Muhammad]
Baca juga : Bakesbangpol Kota Malang Apresiasi Kinerja DPD ABI dalam Laporan Tahunan 2025
