Ikuti Kami Di Medsos

Daerah

Cegah DBD, ABI Probolinggo–Lumajang Bersama Warga Mayangan Gelar Fogging Massal

Published

on

ABI Probolinggo–Lumajang bersama warga Mayangan menggelar fogging massal. (Dok. ABI)

Probolinggo, 3 April 2026 — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ahlulbait Indonesia (ABI) Kabupaten Probolinggo dan Lumajang bersama warga menggelar fogging massal di Dusun Kampung Benteng, Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Kamis (2/4). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah cepat mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) setelah adanya warga yang terdampak penyakit tersebut.

Aksi fogging dipimpin Ketua RT 05 Kampung Benteng, Ferry Susanta, bersama Ustadz Slamet Tasin selaku Wakil Divisi Humas, Media, dan Penerangan (HMP) ABI Kabupaten Probolinggo dan Lumajang. Kegiatan ini juga melibatkan relawan ABI Responsif serta partisipasi aktif warga setempat.

Penyemprotan dilakukan sejak pukul 07.00 hingga 10.30 WIB dengan melibatkan empat personel. Dalam pelaksanaannya, fogging menjangkau sekitar 70 rumah, musholla, serta sejumlah fasilitas umum lainnya. Sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti menjadi prioritas utama, termasuk gudang-gudang lama dan tumpukan barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Ketua RT 05 Kampung Benteng, Ferry Susanta, menyampaikan apresiasinya atas respons cepat para relawan ABI Responsif yang turun langsung membantu warga menghadapi potensi penyebaran DBD di lingkungannya.

“Saya selaku Ketua RT 05 Kampung Benteng mengucapkan terima kasih kepada relawan ABI Responsif atas kegiatan fogging ini, apalagi sudah ada warga yang terdampak DBD. Ini merupakan wujud nyata kepedulian dalam menjaga lingkungan dan melindungi sesama,” ujarnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan warga setempat. Salah seorang warga, Sami’an Basyiro, menilai kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan, terutama di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap penyebaran DBD.

“Kami mewakili warga mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kontribusi ABI Responsif. Bantuan ini sangat berarti dalam menjaga kesehatan dan keselamatan warga. Semoga menjadi amal kebaikan yang berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Ustadz Slamet Tasin turut mengapresiasi dukungan warga dan peran aktif ketua RT yang mendampingi jalannya kegiatan di lapangan. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi faktor penting agar upaya pencegahan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak RT dan warga yang telah mendampingi serta membantu menunjukkan titik-titik prioritas untuk dilakukan fogging. ABI Responsif merupakan lembaga otonom dari ABI yang fokus pada penanganan bencana, layanan sosial, kesehatan, serta konservasi alam secara cepat dan tanggap,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara organisasi dan masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan. Melalui program sosialnya, ABI terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat sebagai langkah preventif untuk menekan penyebaran penyakit, khususnya DBD di kawasan permukiman. []