Daerah
ABI Balikpapan Hadiri Konsolidasi Ormas, Kesbangpol Tekankan Data sebagai Basis Kemitraan
Balikpapan, 2 April 2026 — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ahlulbait Indonesia (ABI) bersama Muslimah ABI Balikpapan menghadiri forum silaturahmi organisasi kemasyarakatan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Selasa (31/3/2026), di Hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan.
Forum yang mengangkat tema “Aktualisasi Data sebagai Fondasi Kemitraan yang Harmonis” itu mempertemukan 113 organisasi kemasyarakatan dari berbagai latar belakang di Kota Balikpapan. Pertemuan tersebut menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah daerah dan unsur masyarakat sipil, terutama dalam penguatan koordinasi, pendataan, dan kolaborasi kelembagaan.

Kegiatan dibuka oleh perwakilan Kementerian Agama Kota Balikpapan, lalu dilanjutkan dengan pemaparan dari jajaran Kesbangpol. Secara resmi, acara dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Balikpapan, Sutadi.
Dalam sambutannya, Sutadi menekankan pentingnya data organisasi yang akurat dan terintegrasi. Menurutnya, data bukan hanya urusan administratif, tetapi menjadi fondasi dalam membangun pola kemitraan yang sehat antara pemerintah dan ormas.
Menurutnya, tata kelola data yang baik akan mempermudah koordinasi antarlembaga, meningkatkan efektivitas program, dan membuka ruang kontribusi yang lebih nyata dari organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan daerah. Pesan itu menjadi salah satu titik tekan utama dalam forum tersebut.
Bagi ABI dan Muslimah ABI Balikpapan, kehadiran dalam forum ini menegaskan pentingnya keterlibatan aktif ormas dalam ruang-ruang sipil yang lebih luas. Di tengah kebutuhan akan masyarakat yang terorganisasi, forum semacam ini tidak hanya berfungsi sebagai agenda seremonial, tetapi juga menjadi titik temu untuk memperkuat jejaring, komunikasi, dan kerja bersama.
Suasana silaturahmi juga terasa kuat sepanjang kegiatan. Selain mempererat hubungan antarlembaga, forum ini dimanfaatkan untuk saling bertukar informasi dan memperluas potensi kolaborasi lintas organisasi di Balikpapan.
Salah satu sesi penting dalam kegiatan ini adalah penyuluhan mengenai penggunaan aplikasi khusus untuk organisasi kemasyarakatan. Dalam pemaparannya, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Kota Balikpapan, Indira Purnama Jaya, S.STP., M.H., menjelaskan bahwa aplikasi tersebut disiapkan untuk mempermudah proses pendataan, pelaporan kegiatan, sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas organisasi.
Langkah digitalisasi itu menunjukkan arah baru pembinaan ormas di tingkat daerah: lebih tertib, lebih terukur, dan lebih mudah diawasi. Bagi pemerintah, itu penting untuk menjaga sinkronisasi program. Bagi organisasi, itu menjadi peluang untuk memperkuat legitimasi dan kehadiran mereka di ruang publik.
Dengan pertemuan ini, hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan di Balikpapan diharapkan makin solid. Bukan hanya untuk menjaga komunikasi tetap terbuka, tetapi juga untuk memastikan peran masyarakat sipil tetap hidup, terhubung, dan relevan dalam pembangunan kota. []
